Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Wabah Covid 19 mulai memasuki gedung dewan Kab Sidoarjo. Sebab, setelah diadakan rapid test covid di gedung dewan ada yang terindikasi positif. Yaitu salah satu anggota dewan Kab Sidoarjo. “Hasil itu belum final masih menungu hasil swab nya yang menentukan positif atau tidak,” kata Kadis Kesehatan Sidoarjo, drg Syaf.

Sementara, Ketua DPRD Sidoarjo, Usman, mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan untuk menyemprot semua area gedung dewan mulai dari lantai bawah sampai lantai atas dan menutup gedung dewan untuk sementara sampai ada hasil swab, apakah positif atau tidaknya, guna menjaga penyebaran virus supaya tidak meluas Kamis (28/4).

Secara terpisah sekretaris Gerinda Sidoarjo, Moch Sujayadi, menyatakan seharusnya ketua dewan tidak berstatemem untuk menutup gedung dewan karena masih banyak persoalan dan rapat rapat yang harus di gelar dengan melalui firtual dan tidak harus melock donw kantor dewan. Karena itu, dirinya kurang setujuh, karena banyak rapat- rapat yang harus diselesaikan misalnya bansos dll.

Sujayadi, meminta untuk memikirkan lagi sebelum menutup gedung dewan, karena gedung dewan adalah rumah rakyat. “Kita seharusnya membatasi untuk bersentuhan bukan menutupnya,” tegasnya di Sidoarjo Sabtu (2/5).

Ditanyq tentang kegiatan Gerinda dalam suasan covid 19 ini, Sujayadi menjelaskan, kegiatan Partai Gerinda Sidoarjo sudah terlaksana mulai dari penyemprotan di setiap kecamatan dan desa di seluruh Kabupaten Sidoarjo. Mulai pembagian masker hand sanitaser serta pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak, yatim piatu dan kaum duafa. (bw)