Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Dalam rangka memperingati hari buruh Gerakan Serikat Pekerja Sidoarjo, menggelar Bakti Sosial kepada 1500 anak yatim piatu. Karena itu, sejumlah komunitas serikat pekerja yang tergabung dalam SPN Sidoarjo menyaksikan bantuan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Nur ahmad syaifuddin, didampingi Sekretaris SPN Jawa Timur menyerahkan bingkisan kepada 20 anak yatim piatu di Sidoarjo Jumat siang (1/5/). Hari Buruh yang jatuh setiap 1 Mei biasanya diperingati dengan aksi unjuk rasa turun ke jalan. Para pekerja akan berkumpul dan menyuarakan aspirasinya mengenai isu-isu tentang kesejahteraan buruh.

Namun, karena Hari Buruh tahun ini jatuh di tengah masa pandemi Virus Corona, sejumlah serikat pekerja SPN Sidoarjo memutuskan untuk tidak menggelar aksi unjuk rasa. Sebagai gantinya, mereka akan memperingati Hari Buruh dengan melakukan bakti sosial berupa santunan dan paket sembako, di beberapa panti asuhan di Kabupaten Sidoarjo. Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, menyambut baik kegiatan positif serikat buruh dalam memperingati Hari Buruh 1 Mei, dimana pada masa pandemi covid melakukan aksi bakti sosial berupa santunan dan bingkisan kepada 1500 anak yatim dan dhuafa, serta mengucapkan terimakasih dalam membantu dampak sosial. Sekretaris Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Timur, Eko Purwanto, mengatakan tidak akan menggelar aksi demo pada Mayday, dan dialihkan menggelar bakti sosial di tengah masa pandemi virus corona.

Yaitu, SPN Sidoarjo melakukan bakti sosial berupa santunan 1500 anak Yatim dan Dhuafa dan sembako ke beberapa panti asuhan di Kabupaten Sidoarjo. “Untuk aksi May Day kali ini kami tidak memperingati dengan aksi turun ke jalan dengan pertimbangan pandemi Covid-19. Kami akan menyuarakan aspirasi dan melakukan aksi bakti sosial,” pungkasnya. (rin)