Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Dihari kedua PSBB di Surabaya Raya, tim kuratif dan Tracing Gugus Tugas Covid 19 Jatim, menemukan kluster baru di pabrik rokok di kawasan Rungkut, Surabaya. Pabrik rokok yang menampung sekitar 500 karyawan ini, dari hasil Rapid Test ada 63 orang reactive atau positif, dan sudah diisolasi di komplek milik PT Sampoerna, dengan diawasi tim medis dari Gugus Tugas. Juga akan dilakukan Tes SWAB PCR besok. Sedang sembilan orang Pdp dirujuk ke Rumah Sakit rujukan dan 169 orang sudah dilakukan SWAB PCR, tinggal menunggu hasilnya. Saat ini komplek pabrik rokok di Rungkut Surabaya ini sudah dilakukan isolasi lokal.

Ketua tim kuratif gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, mengatakan, di hari kedua PSBB di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo ini membenarkan telah menemukan satu kluster baru dengan jumlah kasus covid 19 yang sangat banyak. Temuan kluster baru ini terdapat di Pabrik Rokok di kawasan Rungkut, Surabaya. Pabrik rokok yang menampung 500 karyawan ini, diakui Joni Wahyudi, telah bertemu dengan managemen perusahaan, dan membenarkan ada 2 karyawannya yang positif covid 19 yang sudah dirawat di rumah sakit, dan saat ini sudah meninggal dunia.

Dengan didampingi Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Covid 19 jatim, Joni Eahyuhadi yang juga Direktur Utama/Dirut RS Dr Sutomo, Surabaya ini, sudah melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ada 9 orang PDP yang dirujuk ke rumah sakit, dan sisanya 163 orang saat ini sudah diisolasi di sebuah hotel oleh pihak perusahaan, dan sudah dilakukan Swab Pcr, tinggal menunggu hasil lab dalam satu sampai dua hari. Joni Wahyuhadi, menambahkan, pihaknya telah melakukan rapid test. Hasilnya sampai Rabu (29/4) sore ada 63 karyawan reactive atau positif. Sisanya, masih dilakukan rapid test sampai Rabu (29/4) malam.

Saat ini komplek pabrik rokok di kawasan Rungkut Surabaya ini sudah dilakukan isolasi lokal. Siapapun tidak diperboelhkan masuk dan keluar dari lokasi pabrik, kecuali petugas medis dari Gugus Tugas Covid 19 Jatim.
(feri/stv)