Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar/PSBB wilayah Surabaya Raya mulai berlaku 28 April hingga 11 Mei. Sedangkan, untuk sosialisasi PSBB di tiga daerah tersebut, dimulai pada Sabtu (25/4), hingga Senin (27/4).
Gubernur Khofifah Indar
Parawansa, beserta Forkopimda Jawa Timur/Jatim, saat penyerahan Pergub dan Keputusan Gubernur terkait PSBB, dengan muspida ketiga daerah yang akan menerapkan PSBB di Grahadi Surabaya Kamis (23/4) kemarin. Keputusan penerapan PSBB untuk wilayah Surabaya Raya ini, tercantum dalam Peraturan Gubernur nomor 18 tahun 2020 dan juga Keputusan Gubernur dengan nomor 188/2020/Kpts/013/2020 tentang PSBB guna penanganan covid-19 di Surabaya Raya.

Penerapan PSBB untuk wilayah Surabaya Raya yang meliputi Surabaya – Sidoarjo – Gresik akan dimulai 28 April hingga 11 Mei. Namun, sebelum PSBB diterapkan, akan ada sosialisasi selama tiga hari. Yakni, pada 25 – 27 April ini.
Apabila hasil evaluasi dari penerapan PSBB masih ada penyebaran covid-19, maka penerapan PSBB akan diperpanjang.

Dengan terbitnya Pergub dan Kepgub, Khofifah berharap, ketiga kepala daerah yang akan menerapkan PSBB segera menyelesaikan peraturan wali kota dan peraturan bupati dengan acuan pergub dan kepgub yang sudah diterbitkan, agar PSBB di daerah mereka bisa efektif dilaksanakan.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Muhamad Qosim, mengatakan, dari 18 wilayah kecamatan yang ada di Gresik hanya delapan Kecamatan yang masuk dalam zona merah. Pihaknya akan segera menyelesaikan dan menyempurnakan peraturan bupati tentang PSBB dengan harapan bisa dilaksanakan dengan baik di wilayah Kabupaten Gresik.
(feri/stv)