Penambahan Pasien Positif dari Hasil Tracin

Surabaya,(bisnissurabaya.com) Upaya Pemerintah Kota Surabaya, dalam menekan penyebaran covid-19 tak henti-hentinya dilakukan. Salah satunya dengan menerapkan upaya penanganan covid-19 melalui sistem tracing. Melalui sistem ini, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengatakan, pihaknya terus melakukan tracing kepada pasien Surabaya yang terkonfirmasi covid-19. Saat pasien diketahui positif, saat itulah dinas terkait langsung melacak perjalanan pasien sebelum hingga sesudah pasien dinyatakan terkonfirmasi. Ia menjelaskan, penambahan angka positif pasien itu, sebenarnya bukan dari cluster baru. Melainkan peningkatan status dari penambahan angka pasien orang dalam pemantauan/ODP, pasien dengan pengawasan/PDP dan orang tanpa gejala/OTG. Berdasarkan data Pemkot Surabaya hingga sabtu 18 april 2020, jumlah pasien yang mengalami peningkatan status, ODP mengalami peningkatan status menjadi konfirmasi sebanyak 4 orang. Kedua, pasien PDP mengalami peningkatan status sebanyak 206 pasien. Terakhir, 60 orang pasien OTG mengalami perubahan status terkonfirmasi.

Presiden UCLG Aspac ini juga memaparkan, hasil monitoring per tanggal 18 april 2020, pasien terkonfirmasi 270 orang, dengan rincian 102 pasien dirawat inap, 94 rawat jalan, 45 pasien sembuh, dan 29 orang yang meninggal dunia. Untuk pasien yang berstatus ODP, dengan rincian 953 rawat jalan, 110 rawat inap, sembuh 743 dan nol pasien yang meninggal dunia. Sehingga, total ODP 1.806 pasien. Untuk pasien OTG dengan total 584 pasien, terdiri dari 224 rawat jalan, 360 sembuh dan nol yang meninggal dunia.
(stady/stv)