Gresik,(bisnissurabaya.com) – Puluhan guru di Gresik, mendonasikan uang koin senilai seratus dua puluh juta rupiah, yang dikumpulkan selama satu bulan. Tangis haru guru mewarnai proses pendistribusian uang koin yang diwujudkan melalui bantuan sembako kepada ratusan warga kurang mampu. Terutama yang terdampak covid-19. Inilah uang koin senilai Rp 120 juta, yang dikumpulkan puluhan guru SMK PGRI 1 Gresik.

Uang koin tersebut dikumpulkan selama satu bulan. Selasa pagi, dihitung dan dibelanjakan berbagai jenis sembako, seperti minyak goreng, beras, gula dan mie instan. Selain mengumpulkan uang koin Rp 120 juta, guru juga sepakat mendonasikan Rp 100 juta, uang dari pendaftaran formulir PPDB. Dari pengumpulan uang koin Rp 120 juta dan Rp 100 juta uang PPDB.

Para guru membelanjakan sembako sebanyak lebih dari 500 paket. Kepala Sekolah Smk PGRI 1 Gresik, Arif Susanto, tak kuasa menahan tangis, saat puluhan guru menyerahkan uang koin yang terkumpul RP 120 juta tersebut. Karena merasa terpanggil, dan sebagai bentuk solidaritas warga terdampak pandemi virus covid-19, dirinya mengajak berbuat sosial dengan membantu warga tidak mampu, yang berada di lingkungan sekolah.

Ratusan paket sembako tersebut, kemudian dibagikan keliling oleh seluruh guru dan dibantu para siswa. Sasaran bantuan sembako terdampak covid-19, terutama keluarga tidak mampu atau kaum duafa, di sekitar lingkungan sekolah. Para guru rela mendatangi rumah warga kurang mampu door to door dari pintu ke pintu di, termasuk perumahan gang sempit tak layak huni. Salah satunya, mendatangi rumah Islamiyah, warga terdampak, yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

Islamiyah, bersama anaknya tak menyangka didatangi para guru sambil memberikan paket sembako, beras 5 kilogram, minyak goreng dua kilogram, gula satu kilogam dan satu dus mie instan. Islamiyah, mengaku senang. rencananya, bantuan paket sembako tersebut, akan dijadikan untuk kebutuhan selama bulan puasa. Pihak guru SMK PGRI 1 Gresik, berharap ratusan paket sembako yang dibagikan warga terdampak covid-19 bisa membantu meringankan beban warga, sekaligus pandemi virus corona covid-19 segera berakhir, agar tidak semakin menyengsarakan. (bashoir/stv)