Tuban, (bisnissurabaya.com) – Diduga terpapar covid 19, seorang anak buah kapal/ABK tug boat di Tuban, ditemukan tewas di kamar mandi kapal. Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya. Namun, nyawa korban sudah tak tertolong. Sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran virus corona, petugas yang melakukan evakuasi menggunakan alat pelindung diri/APD standart penanganan covid-19.

Sejumlah ABK dan pekerja di Pelabuhan Khusus PT Trans Pacific Petrochemical Indotama Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban, digegerkan dengan penemuan mayat ABK Tug Boat Dewi Habour, milik PT Moda Global Maritim, di kamar mandi, Senin (20/4) sore.
Kapolsek Jenu Tuban, AKP Rukimin, korban diketahui bernama Sugito (52) asal Desa Bahung Kahean, Kecamatan Dolok Batu Naggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Korban pertama ditemukan rekannya, yang curiga karena yang bersangkutan pamit ke kamar mandi tak kunjung kembali. Namun, pada saat di lihat korban sudah tergelatak di lantai kamar mandi, dalam kondisi tak sadarkan diri.

Selanjutnya, saksi tersebut berteriak minta tolong, lalu memindahkan korban kedepan kamar mandi. Namun, setelah diperiksa tim medis PT TPPI, korban sudah tak bernyawa. Sebagai langkah antisipasi, korban terpapar covid 19, pihak kepolisian dan tim medis rumah sakit umum daerah Tuban, menggunakan APD standart penanganan virus corona.

Meski meninggalnya ABK kapal Tug Boat tersebut, untuk sementara diduga karena terpeleset saat akan mengambil air wudhu di kamar mandi. Saat ini, jenazah korban dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah R. Koesma Tuban, untuk dilakukan visum dan otopsi, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. (mulyanto/stv)