Surabaya, (bisnissurabaya.com) Setelah sepakat melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya menyiapkan anggaran sebesar Rp 196 miliar untuk menangani kasus covid-19. Angka tersebut bisa bertambah seiring kebutuhan warga kota Surabaya yang semakin banyak positif coronanya. Berdasarkan data Pemprov Jatim hingga saat ini jumlah positif covid 19 sekitar 588 orang. Dari jumlah itu kota Surabaya mencapai angka 299 orang, tertinggi di Jatim.

Pernyataan tersebut disampaikan Mohamad Fikser, selaku Kepala Dinas Kominfo kota Surabaya Minggu (19/4). Setelah disepakati adanya PSBB wilayah terjangkit covid-19 paling banyak di Jawa Timur/Jatim, Pemkot Surabaya bergerak cepat dan langsung menggelar rapat internal. Kota Surabaya menyiapkan anggaran dana sebesar Rp 196 miliar untuk menangani penyebaran virus corona. Angka ini bisa berubah sesuai kebutuhan dari masyarakat kota Surabaya. Pasalnya angka penyebaran virus corona semakin tinggi di Surabaya.

Sementara itu, dari data Pemprov Jatim, Surabaya terbanyak warganya yang terpapar virus corona, sebanyak 299 orang yang sebelumnya 270 orang. Berarti ada tambahan 29 orang dalam satu hari. Sedangkan data seluruh Jatim sebanyak 588 orang dinyatakan positif covid-19. Sedangkan PDP 2.031 orang dan ODP 16.528 orang. Setelah sepakat tiga wilayah di Jatim melaksanakan PSBB, yakni Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik. Gubenur Jatim akan membuat Pergub yang kemudian di usulkan kepada Menteri Kesehatan. (feri/stv)