Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Anjuran pemerintah menggunakan masker, menjadi peluang tersendiri. Karena itu, perlu dilakukan pemberdayaan dengan melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memproduksi masker guna disalurkan oleh Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Farida Fitrianing Arum, mengatakan pihaknya melakukan pemberdayaan UMKM dengan membuat masker sejak 20 Maret lalu. Sedangkan untuk pembuatan baju APD, dilakukan tiga hari kemudian.

“Kami sudah melibatkan UMKM untuk membuat dan mendistribusikan masker. Ada 74.899 masker yang telah dibikin dan nantinya disalurkan ke masyarakat,” kata Farida. Dalam pembuatan masker tersebut, lanjut Farida, Dinas Perdagangan melibatkan 37 UMKM. Sedangkan untuk pembuatan APD melibatkan 11 UMKM. “Jadi sangat banyak UMKM yang kami berdayakan dan dibagi-bagi tempatnya. Sehingga proses pembuatannya lebih cepat,” katanya. Bahkan, dalam sehari Dinas Perdagangan dapat menyalurkan ribuan masker dan APD. Ia mencontohkan pada 16 April, pihaknya menyalurkan masker 5.144 buah dan APD 84 buah.

Sedangkan 17 April pihaknya menyalurkan 5.000 masker dan 114 APD. Kemudian, 18 April menyalurkan 2.545 masker dan 159 APD. “Rata-rata kami serahkan ke Dinas Kesehatan, kemudian mereka yang mendistribusikannya,” jelasnya. Dalam hal ini, pihaknya hanya menyediakan bahan sehingga para UMKM itu tinggal menggarapnya. “Jadi, semua bahannya kita penuhi, mereka tinggal mengerjakan,” imbuhnya.

Farida memastikan, sebelum para UMKM membuat masker, pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait dengan spesifikasi masker yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 ini. Kemudian, spesifikasi itu kemudian dijadikan dasar untuk dibuat oleh para UMKM yang menggarap masker. “Makanya, kami pastikan masker dan APD yang kami buat sudah sesuai dengan kebutuhan dalam penanganan Covid-19 ini. Sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang ditentukan,” pungkasnya. (ton)