Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Wabah virus corona di Surabaya mengakibatkan masyarakat mulai mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebagai partai pemenang pemilu yang menguasai lembaga eksekutif dan legislatif, Dewan Pimpinan Cabang/DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan/PDIP Surabaya memiliki tanggung jawab moral untuk berdiri di garis terdepan untuk melawan penyebaran virus corona. Berkaitan dengan hal tersebut, DPC PDIP Surabaya menghimpun dana dari kadernya yang duduk di legislatif,
baik dari DPR RI, DPRD Jatim maupun DPRD Surabaya untuk membeli beras.

Paket sembako tersebut kemudian didistribusikan kepada warga terdampak Covid -19 di 21 kecamatan di Surabaya. “Alhamdulillah, paket beras sudah didistribusikan kepada keluarga rentan di 21 kecamatan,” kata Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono, kepada bisnissurabaya.com Sabtu (18/4). Hingga saat ini, masih terdapat 8 kecamatan di Surabaya yang belum mendapatkan giliran pembagian paket beras tersebut. Dalam waktu dekat akan segera didisitribusikan. Program pembagian sembako ini sudah menghabiskan sekitar 7,5 ton beras.

Ketua PAC Genteng, M Djufri (kanan)& Ketua Ranting Embong Kaliasin Nanang Sutrisno (kiri). (Foto/nanang)

Selain pembagian sembako, sebelumnya DPC PDIP Surabaya telah melakukan kegiatan sosial berupa penyemprotan disinfektan, pembagian minuman rempah-rempah, masker dan wastafel portabel untuk cuci tangan. “Semoga dengan bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat yang mengalami kesusahan karena wabah corona,” Jelas pria yang juga menjabat Ketua DPRD Surabaya ini. Sementara ini, para pengurus PAC dan Ranting PDIP se- Surabaya selain aktif membagikan beras, juga terus melakukan aktifitas yang lain. Yaitu, pembagian masker, penyemprotan disinfektan di wilayahnya masing-masing.

Diantaranya, PAC Genteng dan Ranting Embong Kaliasin. “Perintah Ketua Umum PDI P jelas, agar seluruh kader turun ke masyarakat membantu pemerintah dalam penanganan Corona,” kata Ketua PAC PDIP Genteng, HM Djufri, didampingi Ketua Ranting Embong Kaliasin, Nanang Sutrisno. Penyemprotan disinfektan dan pembagian beras di Kelurahan Embong Kaliasin menyasar warga yang terdampak di pemukiman padat tengah kota.

Mulai dari Keputran Panjunan, Keputran Kejambon, Keputran Pasar Kecil, hingga Rusun Urip Sumoharjo. “Dalam situasi seperti ini, kami ingin bersama masyarakat, menangis dan tertawa bersama rakyat,” tambah M Djufri. (nanang)