Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Polda Jawa Timur/Jatim akan memindah lokasi zona merah di Surabaya yang sebelumnya dilaksanakan di Jalan Darmo dan Tunjungan, kali ini akan digeser ke-11 titik ruas jalan di Surabaya. Pemindahan lokasi zona merah ini akan dilakukan buka-tutup jalan di 11 ruas jalan yang sudah ditentukan berdasarkan jumlah penderita positif covid-19 dan kawasan rentan penularan covid-19.

Pemindahan kawasan zona merah di Surabaya ini dinyatakan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, di Grahadi Surabaya, bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Pangdam V Brawijaya.

Dalam keteranganya, Polda Jatim akan memindahkan kawasan zona merah yang sebelumnya berada di Jalan Darmo dan Tunjungan, akan digeser ke-11 titik jalan lain. Hal ini menyusul, jumlah warga positif covid-19 di kawasan Jalan Darmo dan Tunjungan mulai turun.

Sementara itu, jumlah peningkatan warga positif covid-19 justru terjadi di sejumlah kawasan lain di Surabaya utara. 11 jalan yang akan dilakukan buka tutup menjadi kawasan tertib Physical Distancing diantaranya, jalan Kenjeran, Jalan Gresik/ Kembang Jepun, Veteran, Simokerto, Dupak, Jepara, Indrapura, Jalan Jakarta, Sidotopo wetan, serta Pandegiling.

Untuk Jalan Pandegiling, Kapolda Jatim menjelaskan, meski masih belum ada warga yang positif covid19, bahkan dilakukan buka tutup jalan di kawasan tersebut, karena menjadi area padat penduduk di Surabaya, dan rentan terjadi penyebaran virus covid-19 yang masiv di kawasan tersebut.

Pemindahan kawasan zona merah ini sudah dikoordinasikan bersama Dirlantas Polda Jatim dengan pihak Polrestabes Surabaya untuk dilakukan evaluasi sebelum diterapkan.
(feri/stv)