Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Razia dan rapid test on the spot yang dilakukan polisi dari polda Jatim di dua lokasi warkop dan cafe di Surabaya, mendapat hasil. Dua pengunjung pengunjung yang lagi santai langsung di test dan dinyatakan positif. Kedua pengungjung yang dinyatakan positif ravid test tersebut selanjutnya dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Surabaya. Sementara, pengunjung lainnya dihimbau untuk isolasi mandiri selama dua minggu.

Razia dan sosialisasi bahaya covid-19 yang dilakukan petugas gabungan Polda Jatim pada, Selasa (14/4) malam kembali dilakukan di sejumlah warung kopi dan cafe yang ada di kawasan Gunungsari dan Jambangan Kota Surabaya. Selain menghimbau masyarakat agar tidak keluar rumah dan menghindari keramaian, petugas dari bidang kedokteran dan kesehatan Polda Jatim juga melakukan ravid test on the spot terhadap pengungjung warkop dan cafe.
Hasil ravid test yang dilakukan di lokasi ini menemukan dua orang pengunjung warung kopi dan cafe yang positif. Kedua pengunjung selanjutnya dievakuasi tim medis ke Rimah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Samentara, pengunjung lain yang dinyatakan negatif diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama dua minggu. Sebelum diperbolehkan pulang. Seluruh pengungjung warkop dan cafe tersebut juga disemprot dengan disinfektan. Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol M Firman, mengatakan, pemilihan lokasi ravid test terhadap pengunjung cafe dan warkop ini dilakukan berdasarkan data sebaran covid-19 di kota Surabaya. Polda Jatim sendiri menegaskan akan terus melakukan razia tempat keramaian dan ravid test on the spot, untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kota Surabaya. (feri/stv)