Bojonegoro, (bisnissurabaya.con) – Puluhan rumah warga Desa Sumbergede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Kerjo, pasca hujan deras yang mengguyur wilayah setempat sejak sepekan terakhir. Selain merendam rumah, banjir setinggi 40 hingga 60 centimeter, juga menutup akses jalan masuk desa, serta merendam 40 hektar tanaman padi siap panen. Banjir akibat meluapnya Sungai Kerjo ini. merendam sedikitnya 30 rumah warga RT 9 dan 10 Desa Sumbergede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.

Genangan air setinggi 40 hingga 60 centimeter, merendam rumah-rumah warga, warung, toko dan gudang penggilingan padi yang berada dekat dengan bantaran sungai. Warga mengaku banjir yang melanda lingkungan mereka ini, sudah terjadi sejak dua hari lalu, dan belum surut hingga saat ini. Kondisi ini cukup membuat mereka resah, lantaran tak dapat menjalankan aktifitas secara normal. Karena khawatir banjir terus meningkat, beberapa barang dan perabotan, terpaksa ditaruh ke tempat yang lebih tinggi, agar terhindar dari banjir.

Salah satu warga, Kastiah, menuturkan, saat musim penghujan seperti ini, daerahnya memang kerap dilanda banjir. Bahkan, selama sepekan terakhir, banjir datang dua kali. Namun, berbeda dengan banjir sebelumnya. Kali ini, banjir datang lebih besar hingga menggenangi rumah sekaligus warung kopi sederhana miliknya. Selain merendam puluhan rumah, serta beberapa bangunan lainnya.

Banjir juga menutup akses jalan masuk desa, sehingga makin menghambat, serta mempersulit warga untuk menjalankan aktifitas sehari-hari. Baik untuk bekerja keluar, maupun masuk desa. Tak hanya melumpuhkan perekonomian warga, banjir luapan sungai kerjo ini, juga merendam sawah seluas 40 hektar tanaman padi, milik para petani setempat. Padi yang rata-rata sudah mendekati masa panen, kini terancam puso/ karena rusak terlalu lama terendam banjir. Petani setempat pun, hampir dipastikan harus menanggung kerugian yang cukup besar, mencapai ratusan juta rupiah. (mulyanto/stv)