Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pasien Covid 19 ya g menjadi 65 orang atau 24,33 persen. Dua pasien positif Covid-19 di Jatim, masing-masing dari Kota Batu dan Kota Surabaya, dinyatakan sembuh pada Sabtu (11/4). Total pasien sembuh menjadi 65 orang atau 24,33 persen. Sebelumnya, Jumat (10/4), Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur/Jatim menyatakan, kesembuhan pasien di Jatim yang saat itu 25,61 persen (63 pasien) tertinggi di Indonesia.

Sama dengan kemarin, Khofifah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga medis dan paramedis. Kesembuhan pasien di Jatim tidak lepas dari kerja keras dan ikhtiar mereka. “Artinya, dedikasi dan profesionalisme tim medis memberikan layanan dengan baik. Sehingga tingkat kesembuhan di Jatim tinggi,” kata Khofifah di Grahadi.

Persentase kesembuhan di Jatim hari ini mengalami penurun dari kemarin meskipun jumlahnya meningkat. Ini karena ada tambahan kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi pada hari ini. Ada tambahan 11 kasus positif Covid-19 pada Sabtu. Sehingga total jumlah kasus di Jatim bertambah dari 256 orang menjadi 267 orang.

Tambahan terbanyak dari Kabupaten Pasuruan sebanyak tujuh orang. Adapun empat kasus lainnya tersebar di Kabupaten Lumajang sebanyak dua orang dinyatakan positif Covid-19, Kabupaten Probolinggo satu orang, dan Kabupaten Jember satu orang. “Hari ini kita juga berduka. Ada empat orang pasien positif Covid-19 yang meninggal. Satu orang di Kota Surabaya, satu di Kota Pasuruan, dan dua lagi di Kabupaten Sidoarjo dan Banyuwangi,” ujarnya.

Adapun hasil pelacakan tim tracing Gugus Tugas Covid-19, jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) di Jatim bertambah menjadi 1.394 dari sebelumnya 1.333 orang pada Jumat. Demikian halnya dengan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jatim yang bertambah dari 13.341 orang pada Jumat menjadi 13.668 orang sebagaimana diumumkan oleh Khofifah. “Kami harap masyarakat tetaplah di rumah, kecuali sangat penting seperti urusan logistik, kesehatan, perekonomian, dan perdagangan. Jangan lupa berjemur, sering mencuci tangan, dan jaga jarak minimal dua meter,” katanya. (bw)