Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Pemuda asal Kecamatan Sukodono harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, Rizki Febrianto (22) warga RT 20 RW 05 Desa Dungus Kecamatan Sukodono, Sidoarjo ini nekat menjadi pengedar sabu karena tergiur keuntungan besar. Menurut tersangka, ia mendapatkan barang haram dari temanya yang bernama puyeng, 1,5 gram sabu dibeli dengan harga Rp 1.300.000 kemudian dibagi menjadi 20 paket hemat.

“Keuntungan inilah yang membuat Rizki nekat menjadi pengedar sabu,” kata Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo AKP Indra Nadjib, di Sidoarjo Selasa (7/4). Dihadapan petugas, tersangka mengaku telah mengkonsumsi satu paket dan menjual satu paket hemat kepada salah seorang temannya di kawasan Maspion II Banjar Kemantren Buduran. Dari transaksi inilah tim Satreskoba Polresta Sidoarjo mencium jejak tersangka kemudian melakukan penangkapan di rumah tersangka. Sebagai barang bukti polisi menemukan 18 paket sabu yang disembunyikan di kamar tersangka.

“Tersangka kita tangkap saat sedang tidur di rumahnya,” terang Indra Nadjib. Ia mengatakan, bahwa sebelumnya gerak gerik tersangka sebagai pengedar sudah dicurigai polisi. “Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 112 dan Pasal 114 UU RI no 35 Tentang Narkotika,” pungkas Indra. (rin)