Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Karantina wilayah dilakukan warga perumahan Rungkut Mapan Barat Surabaya, untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau covid 19. Sebab, di perumahan tersebut memberlakukan One Gate System.
Setiap warga ataupun pengendara yang hendak memasuki perumahan, terlebih dahulu diwajibkan memasuki bilik sterilisasi yang dibuat warga secara swadaya.

Berbagai cara dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah virus corona atau covid 19, termasuk di wilayah perumahan. Terbaru, warga perumahan Rungkut Mapan Barat Surabaya, secara mandiri melakukan proses karantina wilayah, yang dihuni oleh 10 RT yang terdiri dari 1.800 jiwa dari 600 kepala keluarga.

Tak hanya menghimbau warganya tetap berada di rumah, selama pandemi wabah covid-19/ pihak perumahan juga mewajibkan setiap warga ataupun pengendara yang hendak memasuki perumahan, terlebih dahulu wajib memasuki bilik sterilisasi yang dibuat warga secara swadaya.

Ketua RW 08 Rungkut Mapan Barat, Bambang Nurhadi, menegaskan, bahwa upaya karantina wilayah yang dilakukan warga ini, murni untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Dan cairan disinfektan yang digunakan dalam bilik sterilisasi, dipastikan aman apabila terkena tubuh manusia.

Karantina wilayah secara mandiri yang dilakukan warga Rungkut Mapan Barat ini, diapresiasi muspika tiga pilar di kawasan Rungut dan Gununganyar. Pasalnya, wilayah karantina mandiri yang tidak me-Lock Down wilayah, diharapkan menjadi percontohan di wilayah lain.

Tak hanya melakukan sterilisasi dan karantina wilayah/ pihak perumahan Rungkut Mapan Barat juga melakukan bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada pemulung dan satpam komplek perumahan. (irwanda/stv)