Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Peduli terhadap warga akibat Covid 19 terus ditunjukkan anggota dewan. Karena itu, baik anggota maupun pimpinan DPRD Sidoarjo, membagikan L paket sembako berupa beras 2,5 kilogram dan 5 biji mie instan dibagikan kepada 1.250 warga Selasa (7/4) sore. Pembagian sembako ini, sebagian dibagikan ke warga kurang mampu di sekitar DPRD Sidoarjo.
Diantaranya para tukang becak, ojek online (ojol), sopir minibus hingga ke Pedagang Kaki Lima (PKL). Namun, sebagian lagi dibagikan serempak dengan cara keliling ke sejumlah desa melibatkan anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo. Pembagian dengan turun ke lapangan itu agar pembagiannya tepat sasaran.

“Pembagian 1.250 paket sembako ini sebagai bentuk kepedulian sosial kami atas bencana wabah virus Corona (Covid-19) di Sidoarjo. Pembagian sembako bagi yang membutuhkan ini bentuk aksi sosial dewan dan inisiasi dalam memerangi penyebaran virus Corona,” kata Koordinator Aksi Sosial Bagi Sembako, Kasipah.

Kasipah yang juga menjabat Sekretaris Komisi D DPRD Sidoarjo ini menyatakan, ribuan paket sembako itu keuangannya berasal dari iuran seluruh anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo. Uang yang terkumpul dibelikan paket sembako agar bisa dibagikan untuk warga yang kurang mampu di tengah pandemi Covid-19.

“Saat pandemi Corona, kami tak bisa memberikan banyak untuk warga. Tetapi niat tulus kami ini semoga bisa meringankan beban warga terutama yang sangat membutuhkan,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini, mengatakan, meski sifatnya iuran untuk menyediakan paket sembako, pihaknya berharap aksi sosial dan kemanusiaan pertama ini, bisa dilanjutkan dengan aksi sosial dan kemanusiaan lainnya. Hal itu untuk menunjukkan empati dewan terhadap warga Sidoarjo.

“Mudah-mudahan aksi kemanusiaan seperti ini bisa berkelanjutan. Karena aksi ini baru awal dan selanjutnya masih banyak aksi kepedulian kami terhadap warga Sidoarjo termasuk menyetujui anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp 114 miliar,” ucapnya. (rin)