Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Institute Tropical Disease Universitas Airlangga/Unair Surabaya, ditunjuk kementerian kesehatan menangani tes virus corona melalui metode teknik Polimerase Chain Reaction (PCR) atau deteksi virus secara enzimatis. karena teknik ini, dinilai bisa mendeteksi virus corona lebih awal dan akurat.

Hal ini disampaikan ketua Institute Tropical Disease (ITD) Unair, Prof Maria Inge Lusida. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menunjuk ITD Unair untuk tes virus corona melalui metode PCR. Teknik PCR ini, untuk mendeteksi virus secara enzimatis atau dari air liur dan dahak. Menurut Maria, teknik ini sangat sensitif. Sehingga bisa mendeteksi dini adanya virus corona ditubuh manusia. Tes dengan menggunakan metode PCR, sudah digunakan selama beberapa kali untuk mengetes pasien corona di Jawa Timur/Jatim. Tercatat hingga 16 maret lalu, sebanyak 500 pasien telah dites dengan menggunakan teknik PCR.

Saat ini, ITD Unair memiliki lebih dari 2.000 lebih alat yang bisa digunakan untuk mengetes pasien corona di Jatim. Masing masing peserta tes corona dengan metode PCR dibatasi hingga 250 orang per hari.
Selain itu, Unair juga bisa menggunakan metode Rapid Tes, yang dinilai dapat mempercepat pendeteksi virus corona melalui sampel tes darah, namun, alat Rapid Tes belum ada di ITD Unair. (irwanda/stv)