Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pandemi virus corona atau covid 19 membuat jumlah pendonor darah di PMI Kota Surabaya menurun. Penurunan ini mencapai 60 persen lantaran orang merasa takut untuk melakukan donor darah. Sehingga PMI Surabaya mengalami kekurangan stok darah. Penurunan terjadi sejak pandemi covid-19 atau virus corona merebak di Indonesia.

Jika biasanya per hari ada 450 pendonor kali ini tak sampai 200 pendonor ada di PMI Kota Surabaya. Rata-rata pendonor mengalami kekhawatiran adanya covid-19. Padahal, jumlah kebutuhan darah setiap harinya tinggi. Bahkan, PMI Kota Surabaya kerap menerima permintaan darah hingga luar kota. Wakil Ketua PMI Kota Surabaya Tri Siswanto, mengatakan, meski saat ini terjadi pandemi covid 19, melakukan donor darah tetap aman dan masyarakat tidak perlu khawatir.

Sebelum mendonor, pihaknya pun akan melakukan screening kesehatan awal, termasuk mengecek suhu dan riwayat perjalanan selama 2 minggu terakhir.
Jika tidak memenuhi persyaratan, pendonor diminta untuk istirahat di rumah terlebih dahulu sampai kondisinya stabil. Anjloknya pendonor pun membuat PMI Kota Surabaya membuka shift tambahan supaya masyarakat tetap mau melakukan donor darah. Sebab permintaan darah terus meningkat. (agung/stv)