Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pasien positif Covid 19 yang meninggal mendapat pemakaman khusus. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur/Jatim menyiapkan lahan di lahan milik Perum Perhutani. “Saat ini, kami sedang koordinasi dengan Perhutani mengenai lahan untuk pasien Covid-19 yang meninggal dan perhutani siap membantu,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Grahadi Surabaya, Sabtu (4/4).

Dipilihnya lahan Perhutani, menurut gubernur, karena penolakan warga di sejumlah wilayah terhadap jenazah Covid -19. Padahal, lanjut dia, jenazah yang akan dikebumikan telah melalui beberapa prosedur. Seperti dibungkus plastik khusus, dimasukkan peti dan tidak boleh dibuka. Lokasi yang nantinya dipergunakan, dikatakan gubernur, harus minimal 50 meter dari sumber air, dan 500 meter dari pemukiman warga. Setiap kabupaten/kota nantinya ada satu lahan.

“Kami tidak bisa menyebutkan titik lokasinya tapi kami pastikan di setiap daerah ada,” tuturnya. Selain lahan pemakaman, saat ini Pemprov Jatim, juga menyiapkan dua unit mobil ambulan untuk mengantar pasien positif Covid -19 dipindahkan atau dirujuk dan juga mengantar/ pemulasaraan jenazah kepemakaman.

“Sore tadi BPBD Jatim kirim satu ambulan ke  Grahadi, jadi sekarang ada dua yang siap jika dibutuhkan,” jelasnya. (bw)