Batu, (bisnissurabaya.com) – Aktivitas bisnis dan tempat hiburan di kota Batu sepi. Sebab, Walikota Batu membuat surat keputusan dengan nomor 188.45/103/KEP/422.012/2020 tanggal 17 Maret 2020 tentang Status Keadaan Darurat Non Alam Wabah Penyakit Akibat Corona Virus Diseas 2019 di Wilayah Kota Batu yang telah dirubah dengan keputusan Walikota Batu Nomor: 188.45/116/KEP/422.012/2020  tanggal 23 Maret 2020 Walikota Batu.

Keputusan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpuko, untuk menutup untuk sementara kegiatan bisnis dan tempat hiburan ini dengan dalih untuk melindungi masyarakat di Kota Batu dari resiko penularan wabah Corona Virus Disease (Covid-19) seluruh bisnis dan tempat hiburan ditutup sementara.

Adapun jenis bisnis dan tempat hiburan yang dihentikan meliputi wisata alam/wisata buatan serta jenis usaha yang berada didalamnya. Diantaranya, bioskop, permainan ketangkasan, karaoke/diskotik/pub, tempat olahraga (fitness center/billyard dan sejenisnya). Disamping itu, penghentian untuk sementara juga dilakukan bagi warga yang memiliki usaha warnet, panti pijat/Spa sampai tanggal 21 April 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan.

Tidak hanya itu, dalam SK Wali Kota Batu, juga menyebutkan penutupan sementara bidang usaha meliputi hotel, guest house, home stay, motel, pondok wisata, losmen, wisma dan penginapan sampai dengan tanggal 21 April 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan. Demikian juga dengan kegiatan usaha jasa kuliner restoran, rumah makan, kafe, warung kopi, PKL dan sejenisnya diperbolehkan melayani hanya dengan cara pesan antar/take away.

Apabila terjadi antrian pemesanan jarak antar orang minimal satu meter, serta jam operasional dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Toko Swalayan seperti Hypermart, Alfamart, Indomaret dan nama lain sejenisnya jam operasional dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB

Pusat perbelanjaan seperti Matahari, Lippo Plaza dan Batu Plaza dihimbau untuk tutup dan apabila tenant di dalamnya tetap beroperasi, maka dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip social distance berjarak 1 meter dan buka antara pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Sedangkan jenis usaha perdagangan seperti usaha otomotif, usaha rental mobil/motor, usaha tanaman hias, toko gadget, toko aksesoris HP dan pulsa, toko elektronik, optik, toko pakaian, toko pracangan, toko sembako, toko bangunan, dan toko-toko lainnya buka antara pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB kecualikan bagi apotek, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap beroperasi seperti biasa.

Dalam SK Wali Kota Batu, juga mengatur untuk pembelian barang dibatasi. Antara lain, beras sebanyak-banyaknya 25 kg, gula 2 kg, tepung terigu sebanyak-banyaknya 2 kg, minyak goreng 2 liter, telur 2 kg, mie instan 2 dos. Hal itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok untuk masyarakat. Susu bayi/formula 2 kemasan ukuran 400 gram.

Pengusaha diharapkan memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada karyawan sebagai upaya pencegahan covid 19 serta memberikan ketenangan dan rasa nyaman bagi karyawan di lingkup dunia usahanya. Pengusaha diminta wajib memperhatikan standar Protokol Kesehatan bagi karyawannya dan tkut memantau keberadaan karyawan apabila mengalami gejala-gejala sebagaimana covid 19 serta segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat. (bw)