Surabaya, (bisnissurabaya.com)
Upaya memutus rantai penyebaran virus corona terus dilakukan pemerintah. Senin malam polda Jatim bersama forkopimda Jatim melakukan razia pengunjung cafe dan tempat hiburan malam agar tak berkerumun. Untuk membujuk pengunjung cafe agar cepat bubar, polwan cantik pun diterjunkan.
Beberapa cafe, tempat hiburan malam dan keramaian yang ada di Surabaya senin malam disidak jajaran forkopimda Jatim. Untuk mensosialisasikan maklumat Kapolri, Polda Jatim menerjunkan seorang polwan cantik guna mengumumkan larangan berkumpul dan berkerumun. Lewat mikrofon genggam, polwan cantik ini menghimbau kepada setiap pengunjung agar membubarkan diri dan tidak berkumpul.

Upaya memutus rantai penyebaran corona virus desiese 2019 atau covid-19, juga dilakukan Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan. Dari dalam mobil, Luki meminta setiap pengunjung cafe agar tidak berkumpul dan segera membubarkan diri. Langkah ini pun dipatuhi para pengunjung. Tanpa banyak protes para pengunjung cafe dan warung kopi ini pun rela membubarkan diri dengan tertib. Namun, sebelum pulang mereka terlebih dulu disemprot dengan disinfektan.

Himbauan juga dilakukan pada pengelola kafe dan warung di wilayah Surabaya. Polisi minta pemilik kafe dan warung untuk melayani pembelian dengan dibungkus dan dibawa pulang. Tak hanya himbauan, setelah warga bubar polisi juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di meja dan kursi kafe. Selain itu, tempat keramaian seperti taman bungkul juga disepmrot disinfektan oleh petugas khusus dari Bidokkes Polda Jatim. (feri /stv)