Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pasien positif corona atau covid-19, di Jawa Timur/Jatim meningkat menjadi 41 pasien positif. Jumlah ini, ada penambahan 15 pasien dari yang sebelumnya 26 pasien. Pasien paling banyak di kota Surabaya dengan 29 pasien. Sisanya, Sidoarjo 3 pasien, Magetan 3 pasien, Malang Raya 5 pasien dan Blitar 1 pasien.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubenur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, yang menyebutkan, pasien positif corona di Jawa Timur meningkat drastis dari sebelumnya 26 orang menjadi 41 kasus. Tambahan tersebut terdiri dari Surabaya yang sebelumya 20 orang kini bertambah 9 orang menjadi 29 orang.

Sidoarjo yang sebelumnya 1 orang bertambah 2 orang menjadi 3 orang. Malang yang sebelumnya 2 orang yang positif , tambah 1 orang posisitf dan jumlahnya menjadi 3 orang. Untuk magetan tetap 3 orang, dan satu orang tambahan di Kabupaten Blitar.
Untuk yang berstatus odp atau orang dalam pemantauan sebelumnya 793 pasien sekarang menjadi 999 orang. Sementara pdp, pasien dalam pengawasan sebelumnya 79 pasien sekarang menjadi 88 orang. Dengan meningkatnya penyebaran virus corona, Gubenur Khofifah, mohon kepada masyarakat agar waspada dan tidak meremehkan himbauan pemerintah untuk menghindar dari kerumunan dan melakukan sosial distance.

Banyaknya penyebaran pandemi virus corona, Pemprov Jawa Timur juga menambah kapasistas rumah sakit dan bed sebanyak mungkin. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan pasien positif maupun odp dan pdp di masyarakat. Rumah sakit tambahan dari 62 menjadi 63, sementara tempat tidur dari 1613 menjadi 1766 bed. (feri/stv)