Surabaya, (bisnissurabaya.com)
Sebanyak 72 Warga Negara Asing/WNA asal China mendapat izin tinggal darurat di Surabaya, karena tak bisa pulang ke negaranya. Hal ini dikarenakan Bandara setempat masih menutup akses keluar masuk ke negara tersebut, sebagai dampak mewabahnya virus corona atau covid 19 beberapa waktu terakhir saat para WNA masih berada di Indonesia.

Tiga minggu terakhir, Kantor Imigrasi Kelas Satu TPI Tanjung Perak Surabaya, memberikan izin tinggal darurat kepada Warga Negara Asing asal China yang mengalami over stay. Hal ini, dikarenakan WNA China ini belum bisa kembali ke negaranya disebabkan Bandara setempat masih menutup akses ke luar masuk ke negara tersebut sebagai dampak mewabahnya virus corona atau covid 19. Kebijakan ini, sesuai peraturan Menteri KUMHAM nomor 7 tahun 2020 tentang pemberian visa dan izin tinggal dalam upaya pencegahan masuknya virus corona.
Sementara itu, Kasi Lalu-lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Soesilo Sumedi, mengatakan, sedikitnya ada 72 WNA China yang mendapat izin darurat untuk tinggal di Surabaya. Pihak imigrasi juga menggratiskan seluruh beaya over stay dari denda Rp 1 juta per harinya. Hal ini diketahui saat 72 WNA China melapor untuk mengajukan perpanjangan izin tinggal yang hanya berlaku selama 3 bulan. Sementara, saat virus covid-19 mewabah para WNA sudah berada di Indonesia. 72 WNA China yang sudah berada di indonesia mendapat izin tinggal darurat selama 30 hari ke depan, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Sementara, hingga kini pihak imigrasi belum menerima laporan atau pengajuan perpanjangan izin tinggal dari WNA asal negara selain China. (farid/stv)