Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Ketenangan warga Jawa Timur/Jatim khususnya Surabaya perlu di nomor satukan. Karena itu, untuk mengetahui kesiapsiagaan, Tim Kesehatan
yang dipersiapkan Pemprov Jatim dalam menangani virus Covid-19 atau Corona, Wakil
Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak pun melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap petugas medis maupun peralatan yang digunakan di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA)
Surabaya, Minggu (15/3) pagi.

Kedatangan Emil Dardak ke RSUA tersebut untuk memastikan masyarakat bisa terlayani dengan baik. Utamanya warga yang teridentifikasi gejala-gejala yang
dimungkinkan masuk dalam kategori virus corona. Saat berinteraksi dengan masyarakat di Poli Khusus yang dipersiapkan pihak RSUA, Emil Dardak pun menuturkan bahwa kedatangan masyarakat ke RSUA untuk memastikan terbebas dari indikasi Virus Covid-19.
Emil menyebut, kepercayaan atau trust masyarakat terhadap kondisi tubuhnya
terhindar dari virus tersebut dinilai sangat penting. RSUA sendiri telah mempersiapkan diri dan memiliki kesigapan, kehandalan dalam memastikan masyarakat terindikasi positif atau
tidak.
“Kami bersyukur, masyarakat mau datang memeriksakan diri secara mandiri di RS Unair. Banyak dari mereka memeriksakan diri bukan karena sakit melainkan ingin memastikan kesehatan tubuhnya setelah berpergian keluar negeri ataupun ingin meyakinkan kesehatan
tubuhnya tidak terjangkiti virus Covid -19,” kata Emil. Pihaknya menyampaikan rasa syukur karena memiliki RSUA yang didalamnya
terdapat fasilitas Tropical Desease Center (TDC) atau Lembaga Penyakit Tropis (LPT). TDC ini telah mendapat kepercayaan dari Kemenkes untuk menjadi laboratorium rujukan
penanganan Virus Corona. “Disini alatnya dan metode tersedia dan tenaga medis nya
juga sudah sangat siap,” jelasnya. Emil minta pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mengenal hari dan
waktu. Terlebih, persoalan penyebaran Virus Corona memasuki situasi yang sangat
penting.
“Allhamdulillah, saya telah melihat secara langsung seluruh proses tahapan dan
meninjau segala kesiapannya pada hari Minggu. Petugas kesehatan juga menyatakan
kesiapannya, stand by dan ready melayani masyarakat Jatim,” tutupnya. (bw)