Blitar, (bisnissurabaya.com) – Awalnya bercanda dengan mengedit dan memposting soal virus corona, seorang santri di Kabupaten Blitar diamankan Polisi. Kini petugas melakukan penyelidikikan dugaan kasus penyebaran berita bohong yang dibagikan pelaku hingga ratusan kali tersebut.
Eka Prasetia, seorang santri, warga Desa Tumenggungan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar ini terpaksa berurusan dengan Polisi, terkait status corona editan yang diposting di media sosial Facebook. Pemilik akun FB Eka Pras, mengunggah status berbunyi “Awal tahun 2020 nanti akan ada virus dari China, menyerang hampir 1/3 manusia di Bumi”….mau percaya silakan..tidak juga gapapa…

Keterangan waktu distatus tersebut tertanggal 31 Desember 2019. Dalam status itu, pelaku seakan-akan meramal kejadian merebaknya virus corona di Wuhan, China pada 2020 ini. Bahkan, postingan status akun FB Eka Pras, itu kemudian viral dan dibagikan hingga ratusan kali. Di depan petugas pelaku mengaku, mengedit status terkait virus corona dan mempostingnya di jejaring sosial Facebook hanya bercanda dan iseng. Ia juga tidak mengira jika postingan tersebut viral dan meresahkan masyarakat.

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait postingan pelaku. Pihaknya juga menghimbau, agar masyarakat tidak ikut-ikutan memposting terkait penyebaran virus corona, karena dikhawatirkan membuat resah masyarakat. Saat ini, pelaku masih dimintai keterangan oleh petugas, untuk proses penyelidikan Satreskrim Polres Blitar Kota. (khoirul/stv)