Surabaya, (Bisnissurabaya.com) – Rumah Sakit/RS Universitas Airlangga Surabaya menangani dua pasien yang statusnya ODP atau orang dalam pengawasan, terkait dugaan terjangkit virus corona. Dua orang tersebut kini dirawat di ruang isolasi khusus. Kedua pasien ini memiliki riwayat pernah ke negara terjangkit virus corona. Untuk memastikannya, tim medis melakukan pemeriksaan swab atau dahak dan laboratorium/ yang hasilnya diketahui satu minggu ke depan.

Kabar soal RS Unair Surabaya merawat 9 orang pasien yang diduga suspect virus corona dibantah pihak Manajemen Rumah Sakit Universitas Airlangga. Terkait keadaan sebenarnya, Dokter Alfian Nur Rosyid, spesialis paru dan tim satgas corona RS Unair, menyatakan, tidak ada pasien 9 suspect virus corona di rumah sakit tersebut.
Menurut dia, jumlah pasien bukan 9 orang, dan bukan suspect virus corona seperti yang diberitakan media. Hanya ada 2 pasien yang statusnya odp, yang kini masih dirawat di ruang isolasi khusus. Kedua pasien ini mengeluh sakit demam, batuk dan sesak nafas. Keduanya juga memiliki riwayat pernah ke negara terjangkit virus corona.

Mereka berdua saat ini sedang dalam perawatan intensif di ruang isolasi. Sudah 2 hari keduanya dirawat di RS Unair. Untuk memastikan keduanya positif atau tidak, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan swab dan laboratorium, yang hasilnya akan diketahui tujuh hari lagi. (agung/stv)