Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Virus Corona telah mewabah. Karena itu, Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Tanjung Perak bersikap tegas dengan mengeluarkan larangan bagi kru kapal yang berasal dari China turun saat kapalnya sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Hal itu, untuk mencegah mewabahnya virus covid-19 atau virus corona masuk ke Indonesia. Selain memperketat pengawasan di pelabuhan, kantor imigrasi juga rutin memberikan sosialisasi kepada kru kapal dan stake holder untuk mengantisipasi wabah virus mematikan tersebut masuk ke Indonesia.

Kantor Imigrasi Kelas 1 tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan larangan bagi kru kapal yang berasal dari China dan negara lain yang, untuk turun dari kapal saat sandar di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Larangan ini sebagai upaya pihak imigrasi dalam mencegah masuk dan mewabahnya Virus Covid-19 atau Virus Corona ke Indonesia. Larangan ini dikeluarkan mengacu pada peraturan Menteri Hukum dan HAM nomer 7 tahun 2020, tentang pemberian visa dan izin tinggal dalam upaya mencegah masuknya Virus Corona.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak, Sugiono, mengatakan, tak hanya larangan terhadap kru kapal asal Negeri Tiongkok, pihak imigrasi juga melarang kru kapal dari negara lain yang terindikasi terpapar virus yang telah menyebar ke sejumlah negara. Selain pelarangan, Kantor Imigrasi menggandeng pihak terkait, terus melakukan sosialisasi kepada kru serta stake holder terkait pencegahan Virus Corona.

Sementara itu, meski marak penyebaran virus corona ke sejumlah negara tak menyurutkan warga untuk melakukan perjalanan keluar negeri dengan melakukan pengurusan paspor di Kantor Imigrasi setempat. Selain menjaga kesehatan dan pola makan calon pelancong itu mengklaim akan meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker.

Sugiono, menambahkan, pihaknya dengan menggandeng instansi terkait akan meningkatkan pengawasannya di kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu tempat keluar masuknya warga dari berbagai daerah dan negara di Dunia. (farid/stv)