Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Maskapai saudi airlines memutuskan batal terbang secara mendadak. Dampaknya, ratusan calon jamaah umroh dari sejumlah daerah di jawa timur gagal berangkat dan menumpuk di bandara internasional juanda Sidoarjo. Keputusan ini terkait adanya kebijakan dari pemerintah Arab Saudi yang menangguhkan seluruh kedatangan jamaah umroh dari luar negaranya terkait waspada virus corona.

Ratusan calon jamaah umroh asal sejumlah daerah di jawa timur yang terlanjur datang dan persiapan terbang di Bandara Internasional Juanda untuk menjalankan ibadah umroh, terpaksa harus kecewa dan meredam keinginannya untuk bisa menjalankan umroh. Mereka gagal terbang setelah pihak maskapai penerbangan saudi airlines memutuskan untuk membatalkan penerbangan.
Akibatnya, ratusan calon jamaah umroh menumpuk di ruang tunggu Bandara Juanda. Setelah diumumkan gagal berangkat oleh pihak biro perjalanan travel, mereka diizinkan untuk istirahat, untuk kemudian balik ke rumahnya masing-masing dengan beaya perjalanan yang ditanggung oleh pihak biro perjalanan.

Ratusan calon jamaah umroh yang terlanjur datang ke Bandara Juanda dan gagal berangkat ini oleh pihak biro perjalanan dijanjikan akan segera diberangkatkan lagi, setelah pihak pemerintah Arab Saudi mengizinkan kembali kunjungan umroh ke negaranya.
Sementara itu, sebelum diputuskan gagal terbang pada penerbangan kamis sore kemarin, penerbangan umroh menuju Arab Saudi dari Bandara Internasional Juanda Sidoarjo yang sebelumnya sudah terbang sekitar pukul 11 siang juga terpaksa balik ke Juanda seiring adanya kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menangguhkan seluruh kunjungan umroh ke negaranya. (agung/stv)