Lumajang, (bisnissurabaya.com) – Instruksi Presiden Joko Widodo sebagai bentuk konservasi alam ditindaklanjuti.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, menanam 50.000 rumput vertiver di Ranupani, Semeru, Lumajang, Sabtu (15/2).

“Ini gerak cepat menindaklanjuti perintah presiden. Aster Kodam langsung koordinasi dengan Kadishut Jatim dan Sekda untuk menyiapkan teknis dan lahan di Ranupani,” kata Khofifah, usai penanaman di Ranupani.

Ia menjelaskan, vertiver ini tidak boleh ditanam di lahan konservasi. Gubernur pun menyampaikan terima kasih pada kelompok tani hutan bersama Kodam V/Brawijaya yang sudah berkenan menanam vertiver.

“Hari ini baru ditanam 50.000 vertiver. Ke depan akan terus ditanam sampai 200.000. Vertiver ini butuh air, sehingga ditanam saat musim hujan,” ujarnya.

Kelebihan vertiver, kata Khofifah, punya akar bisa sampai 6 meter ke bawah tanah. Hal itu berseiring dengan tradisi masyarakat tanam kentang. “Tanam kentang tetap jalan dan daya tahan lingkungan dan tanah tetap dikuatkan,” harapnya.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, menambahkan, penanaman vertiver akan terus dilakukan dengan dikoordinasi Korem dan Kodim di jajaran Kodam V/Brawijaya.

“Penanaman ini tidak hanya di dataran tinggi. Bisa juga di tanggul sungai, karena fungsinya untuk mengikat tanah dan meminimalisasi dampak bencana longsor,” terangnya. (sam)