Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Jalan Middle East Ring Road (MERR) IIC Gunung Anyar sisi barat terlihat lancar. Akses jalan itu dipercaya mampu mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Ahmad Yani.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati, mengatakan, jalan Merr ini terbagi menjadi 3 bagian. Yakni, Merr IIA Jalan Kenjeran – perempatan Unair Kampus C, Merr IIB, perempatan Unair Kampus C – perempatan Jalan Arief Rahman Hakim dan Merr IIC, perempatan Jalan Arief Rahman Hakim – Gunung Anyar.

“Jadi, dengan peresmian ini, maka Merr sudah fix dan sudah selesai semuanya,” katanya.

Menurut dia, perencanaan Jalan Merr ini tertuang di Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Surabaya pada 2014-2034, dan juga prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Surabaya 2016-2021.

“Proyek ini menghabiskan dana APBD Pembangunan Fisik lebih Rp 100 miliar, dan APBD Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Merr IIC sebesar lebih dari Rp 326 miliar,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Irvan Wahyudrajat, menjelaskan, Merr II C Gunung Anyar ini sudah dipasang sekitar 10 unit kamera CCTV, 2 unit warning light, 1 unit traffic light di persimpangan jalan Merr-Gunung Anyar Timur.

“Kami juga sudah pasang 15 titik speed trap dan rambu serta markanya sudah lengkap,” ujarnya. Dengan dibukanya Merr IIC Gunung Anyar ini, dia memprediksi kepadatan di ruas Jalan Ahmad Yani akan berkurang. Sebab, sebagian masyarakat yang hendak keluar Kota Surabaya, baik ke Sidoarjo maupun ke Bandara Juanda dapat memilih rute, bisa melalui rute Ahmad Yani atau bisa juga lewat Merr.
“Pasti ini akan mengurai kepadatan di ruas Jalan Ahmad Yani,” pungkasnya (ton)