Sidoarjo, (bisnissurabaya.com)
Berawal dari usaha mertua, seorang ibu rumah tangga berhasil membuat jamu serbuk sebagai penambah stamina tubuh. Tak hanya di pasarkan di dalam negeri, jamu serbuk buatannya ini sempat dijual ke luar negeri. Alhasil, dalam sebulan mampu meraup keuntungan hingga jutaan rupiah. Bertempat di rumahnya, Siti Harnanik, alias Unick, membuat varian jamu serbuk. Diantaranya, temulawak rempah instan, kunyit, rempah instan dan jahe secang instan.

Dengan dibantu tiga anaknya, Unick, meneruskan usaha minuman segar berupa sinom yang awalnya dibuat oleh mertuanya sejak 1962. Dengan keuletan dan inovasinya, serta memudahkan saat distribusi, Unick, kemudian mengembangkan menjadi jamu serbuk.
Hasil produksinya, dijual ke Jakarta, Bandung, Bali dan beberapa kota besar di Indonesia. Bahkan pernah dijual hingga Roma Itali. Siti Harnanik, yang juga pembuat rempah-rempah serbuk ini kemudian menceritakan proses pembuatan jamu serbuk ini. Pertama, rempah-rempah atau kunir dipilah dan dibersihkan terlebih dahulu menggunakan air dan disikat, agar kotorannya hilang.

Setelah bersih, rempah-rempah kemudian dihaluskan menggunakan gilingan. Setelah digiling, kemudian diperas dan diambil sarinya. Lalu dicampur dengan kapulaga, kembang pala, kayu manis dan secang kemudian dipanaskan hingga mendidih. Lalu diambil sarinya dan diekstrak tanpa pengawet, kemudian diaduk di wajan besar hingga mengksristal. Setelah menjadi serbuk, lalu dikemas dalam bentuk bungkusan seberat 200 gram, sehingga dapat bertahan hingga setahun dan aman bagi kesehatan. Untuk pengirimannya pun mudah karena tidak ribet.

Untuk khasiatnya sendiri, jahe secang bisa menghilangkan capek dan meriang, meningkatkan stamina. Temulawak bagus untuk liver, memperkuat hati, dan menambah nafsu makan anak-anak. Sedangkan kunyit rempah juga bagus dipakai untuk wanita setelah datang bulan. Yang menarik, dalam sebulan, ibu tiga anak itu mampu meraup omset hingga jutaan rupiah. (agung/stv)