Bojonegoro, (bisnissurabaya.com) – Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap tiga di Kabupaten Bojonegoro, memasuki masa kampanye. Berbagai cara dilakukan calon kepala desa/Kades, untuk menarik simpati pemilih. Baik melalui penyampaian visi misi, maupun rencana program kerja secara terbuka.

Masa kampanye ini, digelar selama tiga hari, berlangsung serentak di 233 desa yang tersebar di 28 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.

Suasana kampanye pilkades ini, seperti yang terpantau di Desa Kedungrejo, Kecamatan Sumberrejo. Dengan membawa poster bergambar calon Kades dan nomor urut. Dengan iringan doa dan sholawat, ratusan pendukung masing-masing calon Kades, tampak memadati halaman kantor balai desa setempat, guna menghadiri kampanye terbuka dengan agenda penyampaian visi misi dan program kerja calon Kades periode 2020-2026.

Sementara, untuk mencegah gesekan antar pendukung. Sejumlah petugas keamanan polisi, TNI, serta linmas bersiaga penuh di sekitar lokasi. Panitia juga mengatur waktu kampanye masing-masing calon Kades dengan durasi maksimal 15 menit per calon Kases, untuk menyampaikan visi dan misinya dihadapan masyarakat.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan nota kerukunan dan perdamaian yang diikuti pasangan calon beserta perwakilan pendukung, yang hadir selama masa kampanye berlangsung.

Ketua Panitia Pilkades Desa Kedungrejo, Sudarmono, menjelaskan di Desa Kedungrejo ini, terdapat dua calon kades yang bertarung dalam gelaran pilkades kali ini. Masing-masing calon petahana, nomor urut satu, Parmuji, dan calon nomor urut dua, Ruslan Abdul Ghani, yang juga pernah menjabat sebagai kades setempat, selama dua periode dengan jumlah hak pilih 1.270 pemilih.

Pilkades serentak tahap tiga di Kabupaten Bojonegoro, dijadwalkan berlangsung Rabu (19/2) mendatang, berlangsung di 233 desa yang tersebar di 28 kecamatan, se-Kabupaten Bojonegoro. (mulyanto/stv)