Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Berawal dari hobi, seorang warga Jawa Timur/Jatim, meraup untung jutaan rupiah dari hasil beternak merpati kolong. Kini jenis burung tersebut banyak dicari pecinta merpati dari berbagai daerah di negeri ini.

Di ruang belakang rumah, Eko Rambu Semesta, warga Sidoarjo, menyulapnya menjadi kandang burung merpati kolong. Sejak 4 tahun lalu bapak satu anak ini mulai peruntungan beternak merpati kolong yang semula dia beli sepasang dari Pekalongan. Dalam perawatan harian, burung merpati kolong ini membutuhkan ketelatenan yang tinggi untuk merawatnya. Sehingga, setiap harinya Eko, dibantu dua orang joki yang bertugas melatih dan merawat merpati kolong. Adapun, pola perawatan merpati kolong meliputi penjemuran, memberikan makan, mengawinkan, memberikan jamu, memandikan, hingga membersihkan kotoran kandang, supaya burung semakin sehat dan fit.

Merpati kolong milik Eko ini, berbeda dengan jenis burung merpati pada umumnya. Karena merpati kolong mempunyai kemampuan terbang tinggi dan turun ke bawah hingga sampai ke tangan joki atau tepatnya ke betina. Merpati kolong milik Eko, saat ini berjumlah kurang lebih 60 ekor. Mulai dari anakan hingga siap diikutkan dalam perlombaan. jenisnya pun beragam. Diantaranya trah atau indukan merpati Kenwood, Qiu-qiu, Nokia, Scoopy, Bintang, GL 99, Kaisar, Dollar, Queen dan Banteng.
Ternakan merpati kolong ini banyak dipesan pecintanya. Mulai dari dari Jawa Barat/Jabar, Jateng, Jakarta, Depok, Lampung, Makassar, Sulawesi hingga Papua. Satu ekor merpati kolong disini dibandrol Rp 1 juta hingga Rp 7 juta, tergantung dari trah atau indukannya. Alhasil, dalam 1 bulan eko meraup untung jutaan rupiah, dari hasil beternak burung merpati kolong, ini. Meski begitu, faktor cuaca juga mempengaruhi kehidupan merpati kolong.

Tak jarang burung juga terkena penyakit seperti flu, tenggorokan hingga tidak bisa terbang. (agung/stv)