Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Pekerjaan proyek jembatan layang (flyover) Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) terus dikebut. Bahkan, proyek yang berada di wilayah Surabaya Barat ini, diprediksi rampung di 2020. Sehingga, JLLB ini akan tembus menuju Jalan Tol Surabaya – Gresik.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, memastikan bakal mengebut pekerjaan proyek JLLB yang akan tembus menuju Jalan Tol Surabaya-Gresik itu. Bahkan Risma berharap, proyek pengurai kemacetan di wilayah Surabaya barat ini bisa rampung di tahun 2020.

“Proyek JLLB ini harus rampung tahun ini (2020), nanti proyek JLLB ini bisa langsung ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan juga tembus langsung ke jalan tol,” jelas Risma, saat meninjau proyek pengerjaan JLLB, Senin (10/2).

Risma menambahkan, JLLB ini bukan seperti jalan tol, sehingga kendaraan seperti sepeda motor, juga bisa lewat di jalan tersebut. Namun, Risma akan terlebih dulu menyelesaikan proyek box culvert yang berada di Jalan Raya Sememi, agar kendaraan bisa naik ke flyover JLLB itu.

“Box culvert ini akan diselesaikan dulu, biar nanti kendaraan bisa naik ke JLLB. Selain bisa ke stadion GBT (Gelora Bung Tomo), flyover JLLB ini nanti bisa langsung ke jalan tol,” ujar Risma.

Jalan JLLB ini bertujuan untuk mengurai konsentrasi kemacetan yang berada di jalur lingkar luar dalam di kawasan Unesa, Pakuwon Trade Center. Dengan adanya jalan ini, ke depan Risma berharap kepadatan lalu lintas di kawasan Surabaya Barat bisa terpecahkan.

“Karena itu kenapa kita buka yang lingkar luar dalam sama JLLB, supaya terpecahkan konsentrasi dari keramaian. Karena kalau tidak, itu akan konsentrasi di tempat-tempat itu,” jelas Risma.

Flyover JLLB ini memiliki dua jalur dengan panjang sekitar 3,5 kilometer. Menariknya, flyover JLLB ini dapat tembus menuju Stadion GBT, Jalan Tol Surabaya–Gresik dan kawasan Citra Land. Seperti diketahui Proyek flyover JLLB ini menelan anggaran Rp 132 miliar yang bersumber dari APBD Kota Surabaya. (ton)