Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Hati Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, akhirnya luluh. Karena itu, dia secara resmi sudah mencabut laporan yang ditujukan kepada ZKR (43). Pencabutan laporan pemilik akun facebook yang diduga telah menghina dan melakukan ujaran kebencian yang ditujukan pada wali kota ini melalui akun media sosialnya. Surat pencabutan laporan itu diantarkan Kepala Bagian/Kabag Hukum Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya ke Polrestabes Surabaya.

Kabag Hukum Pemkot Surabaya, Ira Tursilowati, memastikan dirinya sendiri yang mengantarkan surat pencabutan laporan itu pada Jumat (7/2) kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB. Surat pencabutan laporan itu diterima langsung Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran di Polrestabes Surabaya. “Perihal surat itu adalah permohonan pencabutan pengaduan dan pelaporan. Yang mana inti dari surat itu adalah pencabutan laporan,” kata Ira, di Surabaya Sabtu (8/2).

Menurut Ira, pencabutan laporan itu karena ZKR sudah dua kali mengirimkan surat permohonan maaf kepada Wali Kota Risma, melalui Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho. Dalam surat itu, dia sudah meminta maaf kepada Wali Kota Risma dan juga seluruh warga Kota Surabaya. “Pada intinya, karena sudah ada permohonan maaf dari yang bersangkutan, makanya Bu Wali mengajukan surat pencabutan laporan ini,” imbuh Ira.
Dia memastikan, dengan adanya surat pencabutan laporan itu, berarti permasalahan Wali Kota Risma dengan ZKR sudah selesai.

Bahkan, Ira memastikan bahwa Wali Kota Risma, sudah sangat tulus memaafkan ZKR. “Untuk proses selanjutnya, kami pasrahkan kepada pihak kepolisian. Sebab, bagaimana pun juga, menghentikan perkara itu ada tahapan-tahapannya yang harus dilalui,” tambahnya.
Sebelumnya, Wali Kota Risma, mengakui sudah memaafkan ZKR dan bahkan meminta seluruh warga Kota Surabaya untuk ikut memaafkan penghinanya itu. “Saya berharap kepada seluruh warga saya kalau masih mencintai saya tolong dimaafkan. Karena sekali lagi, Tuhan pun memaafkan orang yang bersalah. Mari kita bersama-sama berbesar hati untuk bisa memaafkan,” kata Wali Kota Risma, di rumah dinas, Rabu (5/2).

Wali kota dua periode ini mengaku, telah menerima dua surat permintaan maaf dari ZKR yang ditujukan kepadanya dan seluruh warga Surabaya. Surat tersebut disampaikan ZKR ke Wali Kota Risma, melalui Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho. Dalam surat tersebut tertulis, jika ZKR telah meminta maaf serta mengakui kesalahannya atas apa yang dia lakukan. Karena pengaruh dunia maya, yang kemudian membuat ZKR terlena dengan bisikan setan.

Wali Kota Risma juga tidak ingin ada kebencian dan permusuhan antar sesama masyarakat Indonesia. “Saya minta seluruh warga Surabaya mari kita hilangkan kebencian. Karena saya kemudian kita saling bermusuhan, saya tidak ingin itu. Biarlah kita serahkan kepada Tuhan untuk selanjutnya apa yang akan terjadi,” pungkasnya. (ton)