Tuban, (bisnissurabaya.com) – Melestarikan bumi dengan menanam pohon produktif di sepanjang bantaran sungai di wilayah desa merupakan kewajiban. Karena itu, PT Semen Indonesia (SI) mengajak siswa SDN di Desa Sambonggede, Desa Tuwiri Wetan, Desa Tuwiri Kulon dan Desa Senori di wilayah Kecamatan Merakurak, PT Semen Indonesia (SI) mengajak melakukan upaya penghijauan tersebut.

Penanaman pohon, alpukat, durian dan klengkeng yang ditanam di sepanjang bantaran sungai Merakurak merupakan bagian pelestarian lingkungan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan semen milik negara itu dilakukan pada, Rabu (5/2).

Bantaran sungai yang ditanami tersebut diperkirakan sepanjang 3.800 meter dengan ratusan pohon produktif di wilayah desa-desa Ring I Perusahaan plat merah, kecuali Desa Sambonggede..

“Kegiatan ini muncul karena adanya potensi lahan pasif di bantaran (sepanjang) sungai tersebut belum dimanfatkan secara optimal,” terang, Direktur Keuangan Semen Gresik, Muhammad Supriyadi, usai memimpin penanaman pohon tersebut.

Di sisi lain, lanjut Supriyadi, sungai ini memiliki aliran air yang cukup stabil di sepanjang musim. Melihat kondisi ini, maka peluang penanaman pohon produktif seperti Kelengkeng, Alpukat dan Durian sangat terbuka. Dengan penanaman pohon produktif di bantaran sungai ini diharapkan selain dapat menanggulangi abrasi juga memiliki nilai ekonomis tersendiri.

“Kami juga berharap kepada masyarakat untuk turut serta menjaga dan merawat pohon yang telah kita tanam bersama-sama ini. Nantinya, tanaman ini jika berbuah juga dapat dimanfaatkan sendiri oleh masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, aktivitas ini diikuti lebih kurang sebanyak 300 orang yang tergabung dalam klub-klub binaan Semen Indonesia dan pelajar di sekolah yang berada di Kecamatan Merakurak. Sejumlah 5 sekolah yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yaitu SDN Sabonggede I, SDN Tuwiri Kulon I, SDN Tuwiri Wetan I, SDN Senori I dan SMPN 1

“Dilibatkannya anak-anak sekolah sebagai upaya perusahaan ikut menanamkan jiwa kepada mereka betapa pentingnya melestarika lingkungan. Jika kita tidak bisa menanam ya jangan menebang pohonn, Ini harus kita tanamkan di hati anak-anak sejak usia dini,” tambah Supriyadi.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengkampanyekan pentingnya menanam pohon dan cinta lingkungan pada anak usia sekolah. Hal ini tentunya tidak dapat dilepaskan dari misi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam peningkatkan kualitas kesehatan, lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

”Selain itu juga sebagai komitmen antar pemangku kepentingan untuk bekerjasama dalam pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (imam suroso)