Gresik, (bisnissurabaya.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ini ingin penilaian terhadap kinerja instansi terus meningkat. Meski sudah bertengger di predikat A dengan total nilai 80,69 atas penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) pada 2019, Pemkab Gresik ingin nilai bisa naik lagi. Penilaian itu tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, tetap menginginkan pada penilaian 2020 ini ada peningkatan. Keinginan ini disampaikan Bupati saat menerima Piagam Penghargaan SAKIP 2019 dari Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Tursilowanto Hariogi pada upacara awal mingguan di Halaman Kantor Bupati Gresik Senin (3/2).

Sebelumnya, Tursilowanto pada Senin pekan lalu ditugaskan untuk mewaklili Bupati Gresik yang tengah berhalangan hadir, guna menerima Penghargaan tersebut dari Kemenpan RB di Bali.
“Mudah-mudahan kalau kita mendapat penghargaan lagi untuk penilaian SAKIP 2020, saya masih bisa sempat untuk hadir menerima. Mengingat pada Februari 2021 adalah bulan terakhir masa bakti saya,” tandas Sambari.
Untuk memperbaiki penilaian SAKIP 2020, Sambari mengingatkan kepada seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk melaksanakan rekomendasi yang sudah disampaikan Menpan RB terkait Budaya Kerja. “Tolong, agar rekomendasi yang sudah disampaikan itu dilaksanakan untuk memperbaiki pada penilaian SAKIP tahun ini dan yang akan dating,” tandas pria yang sedang menjabat bupati periode kedua ini.

Terkait yang disampaikan Bupati, Asisten III Tursilo menyatakan siap melaksanakan. Ditambahkan Tursilowanto, kendati sama-sama mendapat penilaian dengan predikat A, namun nilai SAKIP Pemkab Gresik 2019 ada kenaikan dibanding tahun 2018. Kalau pada 2018 meraih nilai hanya 80,12 untuk tahun ini nilai SAKIP Gresik mencapai 80,69.
Adapun enam rekomendasi dari Kemenpan RB yang disampiakan Bupati yaitu melakukan perbaikan atas manajemen kinerja. Menyempurnakan rumusan tujuan dan sasaran yang lebih berorientasi hasil.
Dan juga menyempurnakan rumusan indikator kinerja. Meningkatkan kualitas pelaporan. Meningkatkan kualitas evaluasi AKIP dan Mempertahankan serta melanjutkan penerapan budaya kinerja berkelanjutan yang telah dibangun selama ini.

Menurut dia, beberapa keunggulan Pemkab Gresik pada penilaian SAKIP 2019 yaitu pada perencanaan, keunggulan pada pengukuran kinerja dan keunggulan pada pelaporan kinerja.
“Kami yakin untuk penilaian SAKIP 2020 akan ada perbaikan sesuai harapan Bupati Gresik. Mengingat ada kesepakatan dari para kepala SKPD untuk melaksanakan rekomendasi Kemenpan RB tersebut. Juga pada tahun ini, Pemkab sudah bersiap untuk melaksanakan reorganisasi. Perbupnya sudah ada, tinggal tunggu pelaksanaan,” tandas Tursilo. (sam)