Gresik,(bisnissurabaya.com)
Warga Gresik sejak Kamis (30/1) sore, dikejutkan air selokan yang melintasi lingkungan berubah warna menjadi orange. Warna air membuat warga khawatir dan resah. Warga menduga cairan warna orange tersebut merupakan limbah berbahaya dari Perusahaan pupuk PT Petrokopindo Cipta Selaras/PCS, yang sengaja dibuang ke selokan.

Beginilah kondisi air selokan di Perumahan Gresik Kota Baru/GKB, Kecamatan Manyar, Gresik Jawa Timur/Jatim yang mendadak berubah warnanya menjadi orange.
Petugas gabungan Polsek Manyar, anggota Tipiter Polres Gresik dan Dinas Lingkungan Hidup/DLH Kabupaten Gresik, langsung mengecek dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara/TKP. Diduga warna orange tersebut berasal dari perusahaan PT Petrokopindo Cipta Selaras/PCS yang berada di Jalan Bali dan Jalan Sambas komplek perumahan GKB. Setelah dilakukan olah TKP, limbah zat pewarna pupuk atau pigmen tersebut mencemari selokan air menuju laut Gresik, mencapai 3 KM.

Warga setempat yang dibuat resah lansung ramai-ramai mendatangi perusahaan tersebut ingin melihat langsung dari dekat. Warga Desa Romo Manyar Gresik, M Sukindar, mengatakan, masyarakt resah dengan kondisi air selokan yang berubah warna. Dirinya mengetahui air selokan berubah warna sekitar pukul 14.00 WIB. Dia menduga, kemungkinan limbah perusahaan pupuk tersebut sengaja dibuang ke selokan.
Sementara itu, Direktur Operasional PT PCS, Mardada, membantah pihaknya sengaja membuang. Dirinya berdalih, zat pewarna pupuk tersebut tumpah akibat tersenggol pekerja. Dalam kondisi hujan, tumpahan pigmen tersebut kemudian terbawa air dan masuk selokan. Bahkan, Mardada, menegaskan, zat pewarna tersebut, tidak berbahaya bagi lingkungan. Padahal, zat pewarna pupuk atau pigmen Fertilizer HFC-49 memiliki kandungan asam PH 4, yang mengakibatkan korosi. Meski pihak perusahaan membantah membuang, namun, petugas gabungan yang melakukan olah TKP tidak mau percaya begitu saja. (bashoir/stv)