Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pentingnya pendidikan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia/SDM unggul. Pembangunan manusia melalui pendidikan. Salah satu tugas pemerintah menurut pembukaan UUD 1945, adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, program utama pemerintah di era Presiden Jokowi dititikberatkan pada memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk melahirkan manusia Indonesia unggul di era digital.
“Pendidikan itu mencerdaskan otak dan memuliakan watak,” kata Menteri Koordinator/Menko Politik Hukum dan Keamanan/Polhukam, Prof Machfud MD, kepada bisnissurabaya.com di sela-sela Rapat Pleno Pengurus Pusat/RPPP Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia/APTISI di Hotel Novotel Samator Surabaya Selasa (29/1).

Pendidikan harus terintegrasi antara ilmu agama dan pengetahuan umum. Sehingga pilar-pilar pendidikan harus memiliki nilai iman, takwa, dan akhlak. Kehadiran beberapa tokoh terkemuka dunia berlatarbelakang ulama besar merupakan bukti yang menunjukkan bahwa dunia pendidikan dan keagamaan harus terintegrasi.
“Sosok Ibnu Sina yang ahli pengobatan, dan Abu Hanifah yang seorang arsitek terkemuka merupakan bukti nyata integrasi di dunia pendidikan,” jelas Mahfud, yang juga mantan Menhankam ini. Di era globalisasi seperti sekarang ini, keterlibatan semua potensi bangsa, lintas generasi baik generasi kolonial maupun millenial dalam memajukan pendidikan perlu terus dilakukan tanpa perlu melihat perbedaan. Terutama pilihan politik saat pemilu. Karena proses politik sudah selesai.

“Presiden Jokowi dan Prabowo beda pilihan politik saat pemilihan presiden. Namun, sekarang menyatu di kabinet bersama saya untuk membangun negara,” tambah pejabat dari Pulau Madura ini. (nanang)