Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Arek Bondho nekat/bonek tenggelam di Pantai Banyuwangi.Kecelakaan laut kembali memakan korban. Sabtu (25/1) pukul 09.00 WIB telah terjadi musibah orang hanyut yang menimpa anggota suporter sepakbola Bondo Nekat (Bonek) asal Surabaya yang sedang berwisata di Pantai Teluk Hijau Rejegwesi Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi.

Peristiwa naas itu dimulai Pukul 08.00 WIB ketika rombongan komunitas suporter Bonek Surabaya yang berjumlah sekitar 60 orang sedang menuju ke Pantai Teluk Hijau. Satujam kemudian tepatnya sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan Bonek yang dipimpin Ketua Rombongan, Devin, mengajak anggotanya beramai-ramai untuk berenang. Padahal oleh warga sekitar dan pengunjung yang lain sudah dihimbau untuk tidak berenang. Tetapi himbauan tersebut tak diindahkan oleh rombongan tersebut.

“Mereka sudah diingatkan oleh banyak orang, tetapi mereka tetap saja berenang di pantai,” kata anggota Desa Tangguh Bencana (Desatana) Sumberagung, Anang Supriadi, kepada bisnisurabaya.com Sabtu (25/1).

Kekwatiran itu ternyata terbukti pukul 10.00 WIB, ada beberapa orang dari rombongan melihat tiga orang dari teman mereka hanyut terseret ke tengah laut. Upaya penyelamatan dilakukan penyelematan oleh Devin dan teman-temannya, dilakukan. Tetapi karena putaran arus laut yang sangat deras dan korban tidak bisa berenang, maka Devin, akhirnya juga ikut hanyut ke tengah laut.

Melihat kejadian tersebut petugas pantai dan pokmas Pantai Rajegwesi menyewa perahu, melakukan evakuasi penyelamatan dan langsung membawa keempat orang korban tersebut ke Pantai Rajegwesi untuk dilakukan pertolongan awal.

Adapun data korban hanyut, antara lain, Devin, wiraswasta (28), Riyan, pelajar (18), Zafi, pelajar (12), dan Rangga, pelajar (18).”Langkah tersebut dilakukan karena melihat kondisi empat korban sudah tidak berdaya, dan pucat seluruh tubuh,” jelas relawan bencana tersebut.

Korban saat dirawat di Puskesmas. (Foto/ist)

Bantuan pun datang dari TNI dan Polri setempat. Tepatnya pukul 11.30 WIB, personel Koramil 0825/11 Pesanggaran berserta Babinsa, Babinkamtibmas Desa Sarongan yang sedang memantau wilayah, setelah mendengar kabar dari warga bahwa ada orang hanyut di pantai secara cepat menuju ke pantai dan melakukan tindakan untuk membantu menyelamatkan korban dan dibantu warga Pantai Rajegwesi melakukan penanganan awal untuk menyadarkan korban yang dalam keadaan pingsan.

“Empat korban akhirnya langsung dibawa ke Puskesmas Desa Sarongan untuk dilakukan penanganan medis, tetapi ada saran dari perangkat desa setempat bahwa ketepatan di Balai Desa Sarongan sedang ada Poskes dari Batalyon Intai Amphibi Marinir (Yon Taifib) Surabaya yang sedang melakukan latihan dan langsung ditangani tenaga medis dari Marinir.

Adapun personel yang terlibat dalam upaya penyelamatan korban tenggelam antara lain,
Bati Tuud Koramil 0825/11 Pelda Satuki, Babinsa Desa Kandangan, Serma Fatkur Rahman, Babinsa Desa Sumberagung), Sertu Dwi Hariyanto, Babinsa Desa Sarongan, Kopka Puji Ramanto, anggota Koramil 0825/1, Kopda Muklis, Babinkamtibmas Desa Sarongan, Bripka Firman, Babinkamtibmas Desa. Kandangan, Bripka Nur Kolis, dan anggota Desatana Desa Sumberagung, Anang Supriadi.

Sampai saat ini, korban hanyut masih dalam penanganan oleh perawat Puskesmas Pembatu, Giska Mei Minikita, dibantu petugas medis Marinir sampai kondisi pulih kembali. (nanang)