Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Anggota MeMiles di Surabaya, berharap aplikasi ini kembali dihidupkan dan berjalan normal. Meski polisi menyidik dugaan pidana dalam aplikasi tersebut, puluhan member MeMiles mengaku tak rela jika aplikasi kesayangannya ditutup. Para member tak merasa merugi atau tertipu seperti apa yang sudah disebut polisi.

Salah satunya warga Wiyung, Surabaya, Putri Arista Mawardian, mengaku tak merasa rugi kendati telah melakukan top up hingga Rp 200 juta. Meski baru mengikuti investasi MeMiles selama 3 bulan dan belum mendapat reward atau hadiah, sebagaimana apa yang dijanjikan MeMiles, dirinya tak merasa dirugikan MeMiles. Saat disinggung keuntungan apa yang didapatkan? Diani menegaskan keuntungannya dari vendor barang yang dijualnya melalui slot iklan di MeMiles. Selama mengikuti MeMiles Diani, menyebut telah mendapatkan keuntungan hingga Rp 45 juta dari vendor jualan online shop yang dia kerjakan.

Dia memaparkan, perbandingan nilai top up hampir Rp 200 juta yang tidak kembali, dengan nilai penjualan vendor yang hanya sebesar Rp 45 juta tidak bisa disebut rugi. Ia menegaskan, tidak mengalami kerugian. Namun, uang yang tidak kembali itu dianggapnya merupakan bentuk resiko bisnis.
“Saya pikir saya tidak dirugikan. Karena saya pikir setiap bisnis ada resikonya. Harapan saya, dan member lainnya hanya ingin MeMiles bangkit,” ungkapnya di Surabaya (15/1).

Selain itu, Diani, menyebut ada tiga poin ikrar member MeMiles. Pertama, aplikasi MeMiles tetap dibutuhkan dan merasa disejahterakan aplikasi tersebut. Kedua, member berharap agar aplikasi MeMiles bangkit kembali untuk Indonesia. Ketiga, member MeMiles percaya bahwa aplikasi tersebut akan bisa mengubah (nasib) masyarakat Indonesia.
“Kami menginginkan MeMiles bangkit lagi, entah mau dalam keadaan apapun, entah managemen seperti apa, pokoknya MeMiles bangkit lagi,” lanjutnya.
Sebagai pengusaha dibidang online shop, Diani, merasa diuntungkan oleh aplikasi MeMiles. Dia mengklaim, tidak berharap dari reward yang diberikan perusahaan. Namun, dia merasa diuntungkan dengan mendapatkan slot iklan yang diklaimnya lebih murah dari pada aplikasi lain.

“Slot iklannya murah, kalau kita menjadi member aktif rewardnya bisa diberikan. Bukan hanya itu keuntungannya, tapi bisa juga dari vendor maupun UKM yang mereka tawarkan. Dan MeMiles bukan aplikasi investasi tapi aplikasi pasar,” pungkasnya. (Irwanda)