(bisnissurabaya.com) – Pasar properti di Australia mulai bergairah. Hal itu terlihat dari pengembang di Negara ini, Crown Group, dalam penjualan lebih dari Rp 460 miliar selama tiga bulan terakhir. Karena itu, memasuki 2020 pasar properti di negeri Kanguru ini mengalami kenaikan.

Penegasan itu dikemukakan Direktur Penjualan Crown Group, Prisca Edwards, Selasa (14/1) siang. Ia mengatakan, kepercayaan telah kembali ke pasar properti Australia, yang ditunjukan dengan hasil penjualan Crown Group. Pemotongan suku bunga reserve bank tahun ini dan dimulainya musim penjualan pada musim semi-musim panas yang kuat secara tradisional membuat pembeli kembali ke dua pasar properti terbesar negara itu, Sydney dan Melbourne, serta pertumbuhan positif di Brisbane.

Menurut dia, secara nasional, nilai hunian tumbuh sebesar 1,2 persen, yang terjadi selama empat bulan berturut-turut mulai Juli 2019, dan kenaikan bulanan terbesar Mei 2015.
Ekonom memperkirakan terbatasnya pasokan apartemen baru, yang ditunjukkan penurunan 20 persen dalam persetujuan pembanugunan apartemen pada Juli, dikombinasikan dengan rekor suku bunga rendah, dapat memicu rebound yang cepat untuk harga hunian dalam beberapa bulan mendatang. (bw)