Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Potensi kekayaan alam Nusantara melimpah. Sejak ratusan tahun lalu, kawasan nusantara dikenal sebagai daerah penghasil rempah-rempah yang merupakan bahan dasar jamu tradisional dan masakan seperti jahe, kunyit, lengkuas, sereh, temulawak, pala, cengkih, vanili, andaliman, kayu manis, teh, kopi, coklat, dan lain sebagainya. Dari tanaman yang berkelas tersebut dapat menghasilkan aneka makanan, dan minuman  tradisional yang berkualitas.

Tingginya harga rempah-rempah di pasaran dunia inilah yang  telah mendorong bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris datang menguasai nusantara, supaya bisa mengendalikan  komoditas tersebut. Berkaitan hal diatas, dalam rangkaian HUT PDI Perjuangan ke-47, DPP PDI Perjuangan menggelar pameran jalur rempah yang menampilkan seluruh potensi kekayaan rempah-rempah yang dimiliki Indonesia di JX Expo Kemayoran Jakarta.

Tidak hanya komoditas berupa tanaman saja yang ditampilkan, tetapi juga hasil olahan yang menggunakan teknologi pengelolaan termutakhir. “Pameran ini sengaja digelar berkaitan tema Rakernas yakni ‘Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional’. Adapun sub temanya ‘Strategi Jalur Rempah Dalam Lima Prioritas Industri Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari,” kata salah satu panitia pameran, Drs Maria Stefani Ekowati, didampingi Ketua Forum Relawan Difabel Indonesia (Fordifa) Megawati, Jumat (10/1).

Maria Stefani, tampak antusias dan sabar saat menjelaskan satu persatu tentang komuditas rempah-rempah kepada pengunjung stan, terutama kepada para difabel. Sebelum pembukaan pameran, DPP PDI Perjuangan juga memutar film tentang era kejayaan rempah yang dimiliki Indonesia  dihadapan peserta rakernas.

Kemudian, dilanjutkan dengan peninjauan stan pameran rempah-rempah oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristianto. “Rempah-rempah Indonesia selain menunjukkan identitas kearifan lokal, juga terbukti  mampu mengangkat kesejahteraan rakyat,” jelas istri Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, ini.

Pameran yang dilaksanakan pada 10-13 Januari lalu tidak hanya dikunjungi peserta rakernas, tetapi juga dihadiri masyarakat luas dari Jakarta dan sekitarnya. (nanang)