Surabaya, (bisnissurabaya.com)- Saat ini Komisi informasi Jatim menangani 237 sengketa. Sehingga sidang ajudikasi non litigasi terus bergulir. Melalui sinergitas antara Pemerintah Provinsi/Pemprov Jatim melalui Dinas Komunikasi dan informatika, jumlah sengketa informasi di provinsi ini dari waktu ke waktu terus menurun.

Karena itu, Pemprov Jatim peduli untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik sesuai amanat UU No 14 tahun 2008. Antara lain, terlihat dari kunjungan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jatim, Benny Sampir Wanto ke Kantor Komisi Informasi (KI) Jatim.

“Kami membangun komunikasi dengan seluruh Komisioner Komisi Informasi Jatim,” kata Kadiskominfo Jatim, Benny Sampir Wanto, kepada bisnissurabaya.com, Kamis (9/1).

Ia menambahkan, beberapa hal menjadi catatan untuk peningkatan keterbukaan informasi sekaligus optimalisasi proses penyelesaian sengketa informasi.

Diantaranya, perlunya penambahan  SDM kesekretariatan dan panitera untuk mendukung kinerja KI, serta peningkatan kualitas fasilitas ruang persidangan.

Kunjungan Kadiskominfo Prov. Jatim dilakukan dengan penerimaan langsung dilakukan empat komisioner KI Jatim. Yakni, Imadoeddin, Herma Prabayanti, A Nur Aminuddin, dan Edi Purwanto. (bw)