Surabaya, (bisnissurabaya.com)
Sebagai wujud empati dan ikut berdukacita atas meninggalnya korban akibat pohon tumbang di Jalan Johar Selasa (6/1), Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan santunan uang kepada keluarga korban usai kejadian. “Penyerahan santunan diwakili Kasatpol PP Jatim di rumah persemayaman jenazah Adi Jasa Surabaya semalam,” kata Kepala Dinas Kominfo Jatim, Benny Sampirwanto, di Rabu (7/1).
Kedua korban adalah pasangan suami istri, yaitu Tan Tiong Tjing (49), dan Elisa (47). Keduanya warga Sidotopo Wetan Indah, Surabaya. Peristiwa terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Surabaya, dan pohon menimpa korban.

“Kecepatan rata-rata angin kemarin di berbagai wilayah di Jatim, termasuk Surabaya antara 63 km/jam.,’’ tambahnya. Bahkan, menurut prakiraan BMKG, hujan deras disertai angin kencang diperkirakan masih berlangsung 2 – 3 hari lagi.
Untuk itu, ia berharap masyarakat mengantisipasi kondisi cuaca ini. Misalnya, terhadap pohon2 yang terlalu lebat untuk dipangkas. Demikian pula, tidak terlalu dekat dengan pohon besar atau saat turun hujan lebat dan angin kencang.

Sekda Kunjungi Posko Bencana
Untuk melihat kesiapan Jatim dalam penanganan kebencanaan, khususnya hidrometeorologi, Sekda Jatim, Heru Tjahjono, melakukan kunjungan ke Kantor BPBD Jatim di Jalan Letjend. S. Parman No.55, Waru, Sidoarjo, Selasa (7/1). Penyiapan menghadapi kebencanaan hidrometeorologi oleh OPD teknis terkait, dipantau Gubernur Jawa Timur/Jatim langsung dari tanah suci.

“Logistik telah disiapkan BPBD Jatim dengan baik bagi masyarakat terdampak bencana. Diantaranya, penyediaan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat terdampak bencana. Seperti makanan kaleng sampai peralatan pendukung. Seperti lampu solar system keluarga jika terjadi bencana,” ujar Heru disela-sela checking meninjau berbagai fasilitas yang dimiliki BPBD Jatim.

Selain itu, kesiapan yang baik dalam bentuk koordinasi dengan TNI dan Polri juga dilakukan, yang siap mendukung dengan seluruh potensi yang dimiliki. (bw)