Surabaya, (bisnissurabaya.com)
Polisi di Jawa Timur/Jatim bergerak cepat terhadap bencana alam. Tak tanggung-tanggung Kepolisian Daerah ini, menyiagakan 35 personil khusus tanggap bencana dari satuan Sabhara, yang difungsikan untuk mengoperasikan peralatan SAR Resque di sejumlah lokasi bencana alam. Selain siaga, di Posko Bencana Polda Jatim, personil khusus SAR ini juga disiagakan di seluruh posko bencana alam yang ada di 39 Polres.

Apel kesiagaan personil khusus dan peralatan tanggap bencana di Posko Mapolda Jatim ini, dilakukan menyusul adanya bencana angin puting beliung yang melanda 12 kabupaten kota di Jatim. Sebanyak 35 personil khusus dari satuan Sabhara Polda Jatim akan diperbantukan di seluruh posko bencana yang ada di 39 Polres jajaran.

Selain memiliki kemampuan mengoperasikan peralatan tanggap bencana, personil khusus ini juga memiliki kualifikasi SAR dan menyelam. Peralatan tanggap bencana yang disiagakan berupa kapal karet, peralatan selam, alat memotong pohon, hingga peralatan berat lain untuk melakukan evakuasi. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wishnu, mengatakan, sebanyak 35 personil khusus tanggap bencana alam ini sudah dibentuk sejak Desember lalu, bersamaan dengan pendirian posko bencana alam di seluruh kabupaten/kota di Jatim.

Selain bergabung dengan personil kepolisian di daerah, personil tanggap bencana Polda Jatim ini juga diharapkan mampu bekerjasama dengan personil Tentara Nasional Indonesia/TNI, maupun petugas SAR dan petugas tanggap bencana lainnya. (fery/stv)