Blitar, (bisnissurabaya.com) – Dianggap melanggar Peraturan Daerah/Perda tentang ketertiban umum, Pemerintah Kota/Pemkot Blitar kembali menutup cafe dan tempat Karaoke Brilian. Selain pintu utama, petugas gabungan diantaranya, polisi, satpol pp, Tentara Nasional Indonesia/TNI dan Organisasi Masyarakat/Ormas Islam ini juga menyegel semua pintu room ruman karaoke terbesar di Kota Blitar ini.

Sempat terjadi ketegangan, saat managemen operasional memprotes penyegelan yang dilakukan petugas Satpol PP. Pihak managemen memprotes segel yang dipasang pada pintu, dengan alasan tak dapat melakukan perawatan pada ruang dalam. Namun, petugas tidak mempedulikan dan terus melakukan penyegelan pada seluruh pintu ruangan.

Ada 14 ruangan yang disegel, petugas gabungan. Selain itu, pintu utama, dan juga pintu pagar gerbang juga dipasang segel. Kepala Bidang/Kabid Penegak Perda Satpol PP Kota Blitar, Agus Suherly, mengatakan, Karaoke Brilian ditutup dan disegel, karena melanggar Perda no 1 tahun 2017 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

Sementara, Manager Operasional Cafe Brilian, Handoko Pramono, mengancam akan melakukan langkah hukum terkait penutupan dan penyegelan yang dilakukan Pemkot Blitar ini. Karaoke Brilian sebelumnya sempat digerebek kepolisian Polda Jawa Timur/Jatim karena menyediakan tari telanjang. (khoirul/stv)