Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Surabaya menjadi primadona wisatawan di akhir tahun. Hal itu, terbukti saat liburan Natal dan Tahun Baru/Nataru ini, beberapa lokasi destinasi wisata di Surabaya dipadati wisatawan dari berbagai daerah.

Terhitung, saat libur Nataru, ribuan pengunjung setiap harinya berbondong-bondong mengunjungi beberapa destinasi di Surabaya. Mulai pantai hingga museum.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, mengatakan, melihat angka pengunjung yang kian meningkat, pihaknya memastikan akan lebih bersemangat lagi untuk meningkatkan pelayanan di setiap destinasinya. Seperti yang terjadi di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, yang menembus angka kunjungan mencapai 22.000 dalam sehari.

Pengunjung saat menikmati destinasi wisata di Surabaya

“Itu rekor dalam satu hari pengunjung mencapai 22.000 di THP kenjeran. Biasanya tidak sebanyak itu sekitar 19000 – 20.000,” kata Antiek, di Surabaya Jumat (3/1) pagi.

Ia menambahkan, tidak hanya THP Kenjeran saja yang ramai dikunjungi wisatawan. Namun, destinasi lainnya, seperti museum juga digandrungi pengunjung. Salah satunya Museum Tugu Pahlawan. Selama liburan akhir tahun, dalam sehari kunjungan wisatawan ke museum ini mencapai 2.064 orang. Bahkan, Museum Pendidikan yang baru saja diresmikan tepat November lalu, juga menjadi jujukan kedua pengunjung setelah Museum Tugu Pahlawan.

“Kunjungan kedua yang ramai yaitu museum. Terutama Museum Pahlawan jumlah pengunjungnya mencapai 2.064 per hari. Lalu setelah itu Museum Pendidikan sekitar 374 pengunjung per hari,” paparnya.

Tidak hanya itu, Antiek menyebut, destinasi wisata Sungai Kalimas juga cukup menyedot perhatian publik. Selama libur akhir tahun, jumlah pengunjung juga terhitung naik di sektor pariwisata ini. “Jumlah pengunjung yang naik perahu Kalimas sekitar 1.707,” imbuh Antiek.

Kendati demikian, Antiek memastikan, bakal terus berupaya membuat destinasi-destinasi baru yang dapat dikelola dengan tujuan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Misalnya, destinasi wisata Kota Lama dan Lawang Seketeng.

“Kami buat berbagai macam destinasi baru seperti Kota Lama dan Kampung Lawang Seketeng. Itu progresnya masih separuh dan nanti kami upayakan agar menjadi kampung unggulan,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya kembali memastikan, ke depan akan terus melakukan evaluasi agar kunjungan destinasi wisata di Surabaya terus meningkat.

“Yang paling penting adalah meningkatkan pelayanan di destinasi wisata agar orang yang datang ingin datang lagi,” pungkasnya. (ton)