Lamongan, (bisnissurabaya.com) – Operasi gabungan dari Dinas Perhubungan/Dishub, Tentara Nasional Indonesia/TNI, Satlantas Polres Lamongan, melakukan razia kendaraan angkutan umum. Petugas menemukan salah satu bus antar kota yang tidak layak jalan seperti kaca depan bus retak-retak dan membahayakan keselamatan penumpangnya.

Satu persatu bus antar kota maupun antar propinsi yang melintas di Jalan Poros Pantura dihentikan petugas. Pemeriksaan ini dilakukan guna mengetahui kelayakan bus, dan surat-surat jalan kendaraan.  Dalam pemeriksaan ini petugas menemukan kaca bus depan mengalami retak-retak dan tak layak jalan. Karena mengancam keselamatan penumpang, dikhawatirkan sewaktu-waktu pecah saat perjalanan.

Guna mengantisipasi jatuhnya korban, petugas akhirnya melarang bus tersebut berhenti dan menurunkan semua penumpang bus jurusan Surabaya – Semarang. Agar cepat sampai tujuan para penumpang segera pindah ke bus lainnya yang layak dan nyaman.

 

Kapolres Lamongan AKBP, Feby Dp Hutagalung, mengatakan, razia ini untuk menghindari kecelakaan di saat perayaan akhir tahun, karena banyak warga melakukan aktifitas. Baik liburan maupun pulang kampung halamannya. Selain itu, sopir dan keneknya juga diharuskan tes darah dan urin agar sopir terhindar dari obat-obatan terlarang. Seperti penggunaan narkoba.

Selain memeriksa surat-surat kendaraan. Petugas juga memeriksa ban bus yang tak layak jalan. Namun, dari pemeriksaan l petugas tidak menemukan ban pecah maupun ban kondisi tak layak pakai. Razia serupa akan terus dilakukan demi menciptakan suasana dan kenyamanan bagi para penumpang bus dan pengguna jalan lainnya. (bashoir/stv)